Selasa, 29 September 2026

Prabowo Datangi Rumah Megawati, Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Prabowo Subianto Presiden RI saat berkunjung ke kediaman Megawati Soekarnoputri Presiden Ke-5 RI, Jalan Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). Foto: istimewa

Prabowo Subianto Presiden datang ke kediaman Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDI Perjuangan di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.

Kedatangan Presiden didampingi Sufmi Dasco Ahmad Wakil Ketua DPR RI, Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara, dan Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet.

Kedatangan Presiden ke rumah Megawati tersebut untuk menyampaikan takziah dan belasungkawa secara langsung atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.

Hal ini disampaikan Said Abdullah Ketua DPP PDI Perjuangan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/9/2026).

Dia mengatakan, Presiden sebelumnya belum sempat bertakziah secara langsung saat jenazah Guruh Soekarnoputra disemayamkan hingga prosesi pemakaman karena padatnya agenda pemerintahan dan kenegaraan.

“Pada saat jenazah Mas Guruh disemayamkan hingga prosesi pemakaman, Bapak Presiden belum berkesempatan untuk bertakziah secara langsung dikarenakan agenda pemerintahan dan kenegaraan yang begitu padat. Dan kami sangat memaklumi kepadatan jadwal beliau,” kata Said.

Menurut Said, kepergian Guruh Soekarnoputra yang mendadak telah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan banyak pihak. Karena itu, Presiden menyempatkan diri datang langsung ke kediaman Megawati untuk menyampaikan belasungkawa.

“Apalagi, kepergian Mas Guruh sangat mendadak meninggalkan kita semua. Kita semua berduka,” ujarnya.

Said menuturkan, kedatangan Presiden ke Jalan Teuku Umar juga menjadi momentum bagi dua sahabat lama tersebut untuk saling menyampaikan doa.

Saat tiba, Presiden langsung disambut Megawati yang didampingi Puan Maharani putrinya. Said Abdullah turut menyertai pertemuan tersebut.

“Pada saat Bapak Presiden tiba di Teuku Umar, langsung disambut oleh Ibu Mega, yang didampingi Mbak Puan Maharani, dan saya diminta menyertainya,” kata Said.

Dalam pertemuan tersebut, kata Said, Presiden mendoakan agar almarhum Guruh Soekarnoputra mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Megawati pun turut mendoakan Presiden agar selalu diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin nasional.

“Selama pertemuan, kedua sahabat saling mendoakan, termasuk Bapak Presiden mendoakan agar arwah Mas Guruh Soekarnoputra diterima di sisi Allah SWT. Sebaliknya, Ibu Mega juga mendoakan agar Bapak Presiden senantiasa diberikan berkah sehat, dapat menjalankan tugas kepemimpinan nasional dengan paripurna,” tutur Said.

Said menggambarkan pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan haru. Ia menegaskan, pertemuan antara Presiden dan Megawati berlangsung secara personal dan tidak membahas persoalan politik.

“Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan syahdu. Pertemuan ini sangat personalized, dan beliau berdua sama sekali tidak ada pembicaraan lainnya, apalagi bicara politik,” kata Said.

Menurut dia, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga tali silaturahmi antara dua sahabat lama.

“Pertemuan ini sangat baik, menjaga silaturahmi satu sama lain. Sebagai sahabat, tentu Ibu Mega sangat terharu atas perhatian Bapak Presiden,” ujar Said.(faz/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 29 September 2026
32o
Kurs