Setelah kain penutup dibuka, tampak monumen yang menggambarkan sosok perempuan memeluk lima figur pejuang yang menundukkan kepala. Karya tersebut merupakan hasil rancangan seniwati Dolorosa Sinaga.
Dalam sambutannya, Megawati menyampaikan apresiasi kepada Dolorosa Sinaga yang dinilainya berhasil menerjemahkan gagasan dan perenungannya ke dalam sebuah karya seni.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Mbak Dolorosa Sinaga yang telah menggambarkan dengan baik terhadap apa yang saya kontemplasikan selama ini,” ucapnya.
Megawati menjelaskan, monumen tersebut lahir dari proses kontemplasi panjang mengenai perjalanan bangsa Indonesia. Baginya, monumen bukan sekadar karya seni, tetapi simbol nilai perjuangan yang harus terus diwariskan.
“Kontemplasi itu berpikir, merenung, berdoa. Saya selalu berdoa kepada Allah SWT, kapan Republik Indonesia yang dicita-citakan menjadi negara yang mandiri, rakyatnya hidup sejahtera, aman, dan sentosa dapat benar-benar terwujud,” tuturnya.

NOW ON AIR SSFM 100

