Qodari menyebut, para tenaga ahli menghabiskan waktu hingga berbulan-bulan dan tidak pernah pulang untuk menyiapkan fasilitas Sekolah Rakyat yang memadai bagi masyarakat desil 1 dan 2.
“Jangan hanya yang kurang-kurang, ya, termasuk ya, Bu Meri (tenaga ahli PU) ya. Sekolah Rakyat ini, Bu Meri, ini enggak pulang-pulang, loh untuk membangun Sekolah Rakyat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwaPrabowo Subianto Presiden RI memiliki komitmen untuk memeratakan pendidikan yang berkualitas secara kurikulum dan fasilitas bagi masyarakat kurang mampu.
“Dan teman-teman kan semua bisa melihat bagaimana luar biasanya, dahsyatnya fasilitas pendidikan yang dibangun oleh Presiden Prabowo dan kabinet untuk pendidikan masyarakat di Indonesia,” pungkasnya.
Sebagai informasi, gerakan Kabinet Bayangan diinisiasi oleh koalisi masyarakat sipil lintas sektor yang dipanitiai oleh Feri Amsari Pakar Hukum Tata Negara dan Ahmad Jilul QF dari Masyarakat Transparansi Indonesia. (wld/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

