Media pembelajaran bencana karya Kelompok Studi Psikologi Bencana Universitas Surabaya (KSPB Ubaya) dengan cerita bergambar dan rescue board merupakan cara mengantisipasi atau meminimalisir risiko korban dengan pendidikan penanganan bencana alam di Indonesia. “Bencana dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi sebelumnya, baik itu bencana alam ataupun sosial. Melalui pendidikan bencana, risiko bencana dapat ditekan. Pendidikan bencana dapat diberikan kepada anak sejak usia dini. Nantinya dapat berperan menjadi agen perubahan di masa depan yang menggambarkan keefektifan penularan pengetahuan melalui anak-anak di institusi pendidikan,” terang Listyo sapaan Listyo Yuwanto, S.Psi., M.Psi., Dosen pendamping sekaligus Koordinator KSPB Universitas Surabaya (Ubaya), Sabtu (20/3/2021). Mulai dari pengenalan tentang potensi bencana yang ada di sekitar, histori bencana yang pernah terjadi, bentuk antisipasi, peningkatan kesadaran dengan tanda-tanda dan dampaknya, cara penanganan hingga bagaimana cara menyelamatkan diri dari bencana. Semua aspek-aspek tersebut dirangkum dan dikemas menjadi lebih mudah dipahami untuk pendidikan bencana khususnya bagi anak-anak dalam bentuk cerita bergambar dan rescue board. Foto: totok suarasurabaya.net




