Nyaris tanpa ada kompetisi selama pandemi, atlet yang tergabung dalam klub sepatu roda Sync tetap melaksanakan latihan rutin. Seperti pada Minggu (7/1/2021) ini, latihan dilaksanakan di Kenjeran Park. “Target anggota memang untuk prestasi, karena kalau untuk hobi dan fun saja, bakal sayang di modal.” ujar ketua umum Sync, Umar Suhantanto. Tak dipungkiri, biaya untuk perlengkapan sepatu roda memang tidak sedikit.
Untuk itu waktu yang ada selalu dimanfaatkan untuk berlatih. Klub yang telah resmi tergabung dalam Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) sejak 2017 ini menyelenggarakan latihan bersama utuk kelas freestyle dan speed, setidaknya tiga kali dalam seminggu. Pada masa pandemi, latihan lebih dilaksanakan ‘diam-diam’ tidak banyak diumbar di luar. “Kalau untuk berhenti latihan tidak mungkin.” ujar Umar. Karena klub selalu mendorong atletnya, yang kebanyakan masih usia sekolah, untuk memiliki prestasi. Pun tidak ada prestasi tanpa persiapan dan kesempatan. Kalau kesempatan bertanding nanti ada setelah masa pandemi berakhir, atlet sudah siap. “Tak sedikit atlet kami bisa masuk sekolah favorit dari jalur prestasinya di cabang olah raga sepatu roda ini.” ujar Umar.(Foto: Anton suarasurabaya.net)




