Selasa, 7 April 2020

Urutan Buncit, Rhoma Irama Nekad Maju Pilpres

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan

Rhoma Irama, bakal calon presiden dari PKB, akan terus maju meskipun lembaga survei menempatkan dirinya pada urutan buncit.

Raja dangdut itu berkeyakinan yang memilihnya nanti adalah rakyat, bukan segelintir responden yang diwawancarai lembaga survey.

“Penduduk Indonesia yang punyak hak pilih jumlahnya lebih dari 160 juta jiwa, sedang yang menjadi ukuran lembaga survei cuma 1000 orang,” kata Rhoma.

Dari 35 nama berpotensi menjadi capres yang disurvei Poll-Tracking Institute Jakarta, Rhoma Irama menjadi juru kunci, yakni urutan ke-35. Sementara Jusuf Kalla berada di urutan nomor satu, diikuti Jokowi, Prabowo, Abu Rizal Bakrie, Dahlan Iskan, dan Wiranto.

Hantan Yudha Direktur Poll-Tracking Institute mengatakan, lembaganya melibatkan 330 responden dari 33 provinsi. Penilaiannya atas dasar integritas, visi dan gagasan, leadership dan keberanian, serta mengambil keputusan.

Muhaimin Iskandar Ketum DPP PKB dikonfirmasi tentang rendahnya elektabilitas Rhoma Irama yang dijagokan PKB sebagai calon presiden mengatakan, PKB masih punya calon lain. Rhoma hanya pancingan bagi kalangan penggemar dangdut.

PKB baru akan mendeklarasikan bakal calon presiden definitif setelah hasil pileg diumumkan. “Bisa saja berubah,” kata Cak Imin sapaan Muhaimin Iskandar.

Fachri Ali pengamat politik dari UIN Syarif Hidayutullah menilai PKB memancing dengan umpan yang salah. Umpan yang tidak disukai ikan. “Akibatnya ikan tidak mendekat, tapi malah lari,” ujarnya.(jos/edy

Teks Foto :
– Rhoma Irama
Foto : dok suarasurabaya.net

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Blega, Bangkalan

Banjir di depan Lippo Plaza Sidoarjo

Banjir di Sememi

Kebakaran Rumah di Griya Kebraon Tengah

Surabaya
Selasa, 7 April 2020
27o
Kurs