Minggu, 22 Mei 2022

Jokowi Ikuti Kirab Karnaval Politik di Tangerang

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Joko Widodo Capres 01 bersama Erick Thohir Ketua TKN dan timnya bersiap kampanye di Kota Tangerang, Banten, Minggu (7/4/2019). Foto: Istimewa

Joko Widodo atau Jokowi akan mengikuti kirab karnaval politik di pusat kota Tangerang, Banten, Minggu (7/4/2019). Salah satu momen spesial dalam karnaval itu adalah bertemunya Jokowi sebagai calon presiden dengan hologram Jokowi untuk pertama kalinya.

“Hari ini Jokowi meets Jokowi. Jokowi menyapa Jokowi,” kata Erick Thohir Ketua Tim Kampanye Nasional.

Memasuki tahun politik 2019, dalam berbagai kesempatan Jokowi sebagai kepala negara dan presiden berpesan untuk tetap menjaga kesejukan dan persaudaraan di tengah-tengah kontestasi politik. “Kita ini bersaudara. Jangan sampai persaudaraan rusak gara-gara pilihan politik yang berbeda,” ujarnya mengingatkan semua pihak.

Lebih lanjut, Jokowi sebagai presiden juga mengharapkan adanya inovasi dan gagasan baru dalam kampanye, di mana pemilu adalah sebuah pesta demokrasi yang membawa kegembiraan bagi seluruh warga.

Tim Kampanye Nasional menerjemahkan harapan untuk menghadirkan kampanye yang menggembirakan tersebut. Perwujudannya adalah dengan model kampanye berbasis hologram, yang mengusung Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin.

“Hologram dalam kampanye ini seratus persen dirancang oleh anak-anak muda kita sendiri,” ujar Erick Thohir. Pihak TKN hanya memberikan arahan apa yang dibutuhkan dalam kampanye yang inovatif.

Sementara itu Aria Bima Direktur Program TKN menjelaskan, ada empat keunggulan yang dimiliki oleh kampanye berbasis hologram yang tidak ada dalam kampanye model konvensional.

“Pertama adalah kebaruan. Pemilu 2019 untuk pertama kali ada kontestan yang menggunakan dan memanfaatkan teknologi ini untuk menyosialisasikan gagasan dan program-programnya. Kedua, kampanye hologram ini dapat bergerak lincah, cepat, dan fleksibel,” katanya.

Kampanye hologram ini, lanjut Aria Bima, dapat dihadirkan di medan-medan yang sulit ditembus dan mustahil dilaksanakan dengan menggunakan kampanye konvensional. Keunggulan ketiga, kata Aria Bima, adalah kemampuan hologram untuk dapat menghadirkan paslon tanpa harus datang mengingat jadwal yang sangat padat.

Yang terakhir, kampanye hologram mampu menghadirkan kegembiraan bagi warga yang menonton, karena konten hologram dikemas sebagai pertunjukan.(ant/iss)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 22 Mei 2022
29o
Kurs