Minggu, 5 April 2020

PDI Perjuangan Pilih Surabaya Karena Kota Perjuangan

Laporan oleh Teguh Ardi Srianto
Bagikan

PDI Perjuangan sengaja memilih Surabaya untuk mengawali Kampanye Nasional, karena Surabaya simbol perjuangan.

Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDI Perjuangan mengatakan ini, dalam Kampanye Nasional PDI Perjuangan yang pertama, di Lapangan Thor, di kawasan Indragiri, Surabaya, Senin (17/3/2014).

Dalam kampanyenya Mega menjelaskan pada massa PDI Perjuangan yang datang ke lokasi kampanye, kalau peristiwa 10 November 1945 merupakan simbol bersatunya rakyat Indonesia, untuk melawan penjajah di Surabaya. “Kalau rakyat bersatu, apapun pasti bisa diselesaikan bersama dan dimenangkan,” ujar Mega.

Ketua Umum PDI Perjuangan juga mengingatkan agar semua warga simpatisan dan kader PDI Perjuangan, memegang komitmen bersama, untuk mendukung kemenangan PDI Perjuangan dalam Pileg 9 April mendatang.

“Selain itu PDI Perjuangan juga sudah menyerahkan Joko Widodo untuk jadi Capres dari PDI Perjuangan. Karena Jokowi sudah diserahkan untuk warga PDI Perjuangan, maka semua warga dan simpatisan juga kader PDI Perjuangan memenangkan Jokowi dalam Pilpres,” tegas Mega.

Dengan kampanye yang disampaikan Mega, ribuan massa PDI Perjuangan menyambutnya dengan kata siap.

Mega sesudah mendapat jawaban dari simpatisan dan kader PDI Perjuangan, juga langsung merespon dengan mengatakan, tidak cukup hanya kata-kata untuk memenangkan pileg dan pilpres, tapi perlu tindakan nyata dari semua kader dan simpatisan PDI Perjuangan.

“Kalau memang ingin menang, yang harus dijaga semua TPS, agar tidak ada kecurangan dalam bentuk apapun, mulai dari pencoblosannya sampai proses penghitungannya,” jelas Mega.

Di akhir kampanyenya, Mega berpesan pada semua kader dan simpatisan PDI Perjuangan, kalau menemukan ada kecurangan dan main kasar selama pelaksanaan pileg dan pilpres, sebaiknya dilaporkan langsung ke polisi. (tas/ipg)

Teks Foto :
– Megawati Soekarno Putri Ketua Umum PDI Perjuangan, waktu kampanye di Lapangan Thor, Surabaya, Senin (17/3/2014).
Foto : Teguh suarasurabaya.net

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Korban Rumah Roboh di Ketintang

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Surabaya
Minggu, 5 April 2020
26o
Kurs