Senin, 17 Juni 2024

Cuaca Panas Bisa Bikin Emosian

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Ilustrasi. Foto: ciricara.com

Di Musim kemarau panjang seperti sekarang ini, cuaca panas yang menyengat sudah menjadi hal wajar yang dialami masyarakat. Apalagi jika kita tinggal di perkotaan yang padat dan panas.

Tentu cuaca panas dan menyengat bukanlah kondisi yang nyaman dan menyenangkan. Tapi pernahkah anda merasa lebih mudah marah ketika berada di tempat dan cuaca yang panas?

Ternyata, menurut penelitian yang dilakukan oleh University of California, tingkat kekerasan dan kriminalitas berbanding lurus seiring dengan meningkatnya suhu udara.

Hal tersebut juga disetujui oleh pakar kesehatan yang diantaranya menyebutkan bahwa suhu panas juga mampu mempengaruhi reaksi psikologis seseorang. Dalam tempat atau cuaca yang panas, seseorang akan cenderung lebih mudah emosi karena suhu tubuh juga ikut meningkat. Hal ini kemudian akan berimbas pada meningkatnya detak jantung, hormon testosteron, serta memicu saraf menjadi lebih siap/tertarik untuk malah dan melawan. Contoh paling dekat misalnya ketika berada di lampu merah. Di bawah teriknya matahari dan macet lampu merah kerap kali kita merasa ingin marah, ingin lebih cepat sampai, adu klakson, sampai saling serempet.

Cuaca panas juga berkaitan dengan rasa panas yang menimbulkan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh tubuh. Ini kemudian menyebabkan secara emosional seseorang akan merasa tertekan yang kemudian dilampiaskan melalui emosi yang buruk serta marah-marah.

Itulah mengapa saat berada di tempat dan cuaca yang panas kita akan cenderung lebih gampang tersulut amarah. Tapi tenang, masih ada beberapa cara untuk meredam sekaligus mengalihkan emosi kita saat cuaca panas antara lain:

Minum Air Putih
Dengan minum air putih, secara fisik kita membantu tubuh kita mengalami dehidrasi dan mendinginkan suhu badan, sehingga penyebab emosi yang timbul secara fisik dapat kita minimalisir.

Mendengarkan Musik
Mendengarkan musik menjadi salah satu kegiatan pengalih terbaik dalam menghindari emosi. Bagaimana tidak, saat mendengarkan musik tubuh dan pikiran kita akan lebih rileks.

Membaca Buku
Membaca buku atau novel dapat mengalihkan perhatian kita dari ketidaknyamanan menjadi fokus ke dalam cerita maupun informasi yang kita baca. Bahkan menurut penelitian, membaca akan membuat kita lebih kalem dan tolerir.

Mandi
Mandi menjadi solusi pamungkas ketika kita merasa panas dan gerah. (dim/rst)

Berita Terkait

..
Surabaya
Senin, 17 Juni 2024
28o
Kurs