Jumat, 3 Desember 2021

Enam Langkah SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Ilustrasi. Pemeriksaan payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara. Foto: Hello Sehat

Breast Cancer Awareness, yang diperingati bulan Oktober menjadi momen yang tepat untuk menggugah kesadaran terhadap kesehatan payudara, salah satunya dengan mendeteksi dini kanker payudara lewat Sadari.

Dokter Yoseph Adi Kristian, Sp. Onk. Rad, dari Adi Husada Cancer Center (AHCC), mengatakan PerikSA payuDAra sendiRI (Sadari) adalah cara paling sederhana untuk mendeteksi kanker payudara sedini mungkin.

“Dengan melakukannya secara rutin, perempuan bisa menyadari bila ada perubahan yang tidak biasa pada payudara, sehingga bisa melakukan pemeriksaan diagnosis lanjutan,” jelasnya, Selasa (26/10/2021).

Yoseph pun mengungkapkan bagaimana teknik Sadari dapat dilakukan, yakni pertama dengan berdiri tegak.

“Perhatikan bila ada perubahan pada bentuk dan permukaan kulit payudara, serta pembengkakan dan atau perubahan pada puting,” katanya.

Lalu langkah kedua angkat kedua lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. Dorong siku ke depan dan cermati payudara, lalu dorong siku ke belakang dan cermati bentuk maupun ukuran payudara.

Selanjutnya posisikan kedua tangan pada pinggang, condongkan bahu ke depan, sehingga payudara menggantung dan dorong kedua siku ke depan, lalu kencangkan otot dada.

Lalu angkat lengan kiri ke atas dan tekuk siku. Tangan kiri memegang bagian atas punggung. Dengan menggunakan ujung jari tangan kanan, raba dan tekan area payudara, serta cermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak.

Step kelima, lakukan gerakan atas-bawah, gerakan lingkaran dan gerakan lurus dari arah tepi payudara ke puting dan sebaliknya. Ulangi gerakan yang sama pada payudara kanan.

Cubit kedua puting. Cermati bila ada cairan yang keluar dari puting. Bicarakanlah pada dokter bila hal itu terjadi.

Lalu yang terakhir pada posisi tiduran, letakkan bantal di bawah pundak kanan. Angkat lengan ke atas. Perhatikan payudara kanan dan lakukan tiga pola gerakan seperti sebelumnya. Dengan menggunakan ujung jari-jari, tekan-tekan seluruh bagian payudara hingga ke sekitar ketiak.

Ketika menemukan benjolan pada payudara, lanjut Yoseph, pertama yang harus dilakukan adalah mengenal apakah benjolan tersebut disertai dengan gejala-gejala kanker payudara yang lain, yaitu perubahan bentuk dan ukuran payudara, perubahan warna dan tekstur kulit payudara seperti kulit jeruk, puting tertarik ke dalam atau keluar cairan/darah, benjolan di ketiak.

“Jika terdapat kecurigaan ke arah kanker payudara, maka segera periksakan diri ke dokter Onkologi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti USG atau mammografi. Kemudian akan ditentukan langkah selanjutnya, dapat dilakukan biopsi untuk mengetahui jenis sel tumornya atau dapat langsung dioperasi, tergantung pada penilaian dokter yang merawat,” sarannya.(man/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
29o
Kurs