Selasa, 11 Mei 2021

Tetap Tampil Chic dengan Gaya Etnik Meski Tidak Mudik

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Satu diantara gaya padu padan yang ditawarkan Embran Nawawi buat Lebaran tanpa mudik tahun ini. Foto: Embran Nawawi for suarasurabaya.net

Embran Nawawi perancang busana asal Surabaya menghadirkan gaya lebaran urban Etnik. Gaya ini, kata Embran, cocok untuk mereka yang ingin tampil chic meski tahun ini tidak mudik lebaran karena larangan pemerintah.

Fashion muslim atau modes yang sedang menjadi tren saat ini adalah gaya etnik yang memadukan kain etnik dalam gaya fashion modern. Cara berbusananya pun lebih berani dengan gaya tumpuk dan tabrak bentuk busana. Berbeda dengan beberapa tahun lalu, saat gaya Abaya dan Kaftan menjadi simbol busana muslim modern.

Penampilan busana tertutup di masa pandemi ini, kata Embran, seakan jadi simbol dari protokol kesehatan yang kemudian menjadi tren. Sedangkan busana gombor-gombor sebagai simbol kenyamanan.

Tren warna kalem seperti warna alam, warna tanah, dan warna pastel menjadi pilihan di tren busana muslim 2021. Sementara itu, warna kuning, biru dan hijau terang jadi tren untuk penggemar warna-warna yang berani.

Embran menawarkan item fashion seperti lose shirt (kemeja gombor) dan jaket batik yang ngetren sebagai street wear. Juga ponco/toga sebagai alternatif kaftan yang masih disukai. Dipadukan dengan celana kulot dan rok midi, cocok untuk pilihan untuk padu-padan urban etnik kali ini.

Celana kulot kotak-kotak yang bagian bawahnya diberi karet hingga berbentuk seperti hareem pant berpadu apik dengan kemeja lengan buntung atau sleeveless shirt. Kemudian ditumpuk dengan jaket batik patchwork berkerah tinggi.

Untuk melengkapi tampilan padu padan ini fashionista dapat melengkapinya dengan Batik Gedog Tuban berwana senada dengan jaket, untuk hijab sederhana.

Padu padan dengan sedikit sentuhan feminine ditawarkan Embran seperti menumpuk celana serut dengan midi skirt berdetail tule yang disenadakan dengan lose shirt berlengan panjang dan vest hoodie dari batik patchwork.

Gaya feminine chic ini tidak perlu hijab yang macam-macam karena dilengkapi dengan hoodie berkesan sporty.

Untuk referensi padu padan lainnya, Embran menganjurkan fashion sedikit extravaganz dengan tumpukan busana yang unik seperti sleeveless lose shirt yang kemudian dipadu dengan Tenun Gedok sebagai aplikasi lengan.

Selanjutnya ditutup dengan ponco yang diikat denim obi dan untuk bagian bawahnya menggunakan celana serut agar lebih ringan. Paduan hijab tenun dan batik agar tampil elegan di acara halal bihalal.

Buat mereka yang tomboi, Embran juga menghadirkan gaya cheerful dengan gaya urban etnik, padu padan Kimono Jepang bermotif batik dengan vest batik patchwork untuk dikenakan di atas kemeja gombor dan celana kotak-kotak. Tanpa melupakan gaya hijab dari paduan tenun dan batik Tuban buat si tomboi.

“Buat para penikmat dan pecinta fashion serta para fashionista yang tak mau ketinggalan gaya Urban Etnik karya sendiri buat lebaran tanpa mudik kali ini, coba bongkar isi lemari untuk mendapatkan beberapa item fashion yang dapat dipadu padankan. Mumpung masih Ramadan. Tetap semangat meski Lebaran tanpa mudik,” pungkas Embran Nawawi, Sabtu (17/4/2021).(tok/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Wadungasri Macet

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Selasa, 11 Mei 2021
28o
Kurs