Sabtu, 15 Mei 2021

Timelapse, Fitur Baru Google Earth yang Gambarkan Perubahan Iklim dalam Empat Dekade Terakhir

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Tampilan layar Google Earth. Foto: Google Earth

Google Earth pada Kamis (15/4/2021) lalu menambahkan fitur timelapse ke platform-nya. Fitur ini berguna untuk memberikan gambaran sekilas tentang bagaimana perubahan iklim, urbanisasi, dan deforestasi telah mengubah planet ini selama empat dekade terakhir.

Dibuat dengan 24 juta citra satelit, bersama dengan 800 video yang dikurasi dan panduan interaktif, fitur ini memungkinkan pengguna untuk melihat timelapse dari setiap tempat di planet ini, menggunakan masukan dari NASA, program Landsat Survei Geologi AS, dan program Copernicus Uni Eropa.

Dilansir Reuters oleh Antara, Minggu (18/4/2021), perubahan iklim menyebabkan banjir yang lebih sering dan parah, kekeringan, badai dan gelombang panas karena suhu global rata-rata naik ke rekor baru.

Alat timelapse Google Earth menunjukkan perubahan pada garis pantai, perluasan lanskap kota dan lahan pertanian, serta resesi gletser, hutan, dan sungai secara bersamaan.

Satu video menunjukkan transisi cepat hutan dekat Bolivia menjadi desa dan pertanian, penyebab utama deforestasi di hutan hujan Amazon, sementara yang lain menunjukkan resesi Gletser Columbia di Alaska sejauh 20 kilometer karena pemanasan global.

Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa peningkatan emisi global gas rumah kaca dapat menyebabkan kondisi cuaca ekstrem dan risiko bencana alam yang lebih tinggi.(ant/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Wadungasri Macet

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Sabtu, 15 Mei 2021
32o
Kurs