Jumat, 2 Desember 2022

5 Tips Anti Mager Meski Berpuasa untuk Milenial

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Ilustrasi Mata Lelah Akibat Layar Komputer. Foto:

Bulan Ramadan 1443 H sudah di depan mata. Kalau dua tahun lalu kita bertemu dengan Bulan Ramadan dalam keadaan gelombang pandemi Covid-19 yang tinggi, tahun ini kita bisa melaksanakan ibadah puasa dengan banyak pelonggaran.

Beribadah di masjid bisa kembali dilakukan dengan saf rapat, aktivitas ekonomi dilonggarkan, hingga mudik diperbolehkan. Dengan pelonggaran-pelonggaran ini tidak ada alasan lagi untuk generasi milenial menyambut Ramadan dengan malas-malasan.

Berikut ini lima tips anti mager (malas gerak) meski berpuasa di Bulan Ramadan kali ini sudah new normal untuk generasi milenial, mengutip dari situs NU online, Sabtu (2/4/2022):

1. Ketika masjid sudah dibuka, maka sudah selayaknya generasi milenial adalah yang paling pertama bergegas menyambutnya. Sudah tidak zamannya lagi masjid hanya diisi oleh mereka yang lanjut usia. Saatnya milenial ambil peran, pergi ke masjid dan memakmurkannya.

2. Di era yang serba digital dan modern, sudah saatnya muslim milenial menjadi produsen konten-konten kreatif di media sosial. Buatlah konten-konten dakwah atau konten positif di instagram, tiktok, youtube, facebook, atau spotify. Generasi muda jangan hanya rebahan saja menjadi penikmat apalagi berjam-jam menghabiskan waktunya untuk scrolling sambil menantikan bedug berbuka tiba. Generasi muda harus produktif menciptakan konten dakwah positif sebagai syiar agama. Hobi tersalurkan, pahala didapat, berkah untuk dunia dan akhirat.

3. Jika biasanya marketplace menjadi tempat untuk menyalurkan hasrat untuk berbelanja, maka di bulan yang penuh berkah ini sebaiknya kita sisihkan sebagian rezeki kita untuk sedekah. Perhatikan sekitar, jangan-jangan ada satu dua tetangga yang sedang membutuhkan ulur tangan kita, maka sudah selayaknya sebagai generasi muda kita hadir.

4. Ramadan selain bulan untuk beribadah mahdhah, juga dapat dioptimalkan dengan ibadah ghairu mahdhah, seperti melakukan proyek sosial bersama komunitas. Bagi generasi milenial yang proaktif, kreatif, dan inovatif tentu ini akan muncul proyek sosial yang memberi dampak bagi lingkungannya.

5. Ramadan juga merupakan bulan refleksi diri. Patut diingat bahwa kita bisa dan harus meminta pertolongan hanya pada Allah semata, memperbanyak doa agar saat bulan Ramadan dapat mengubah kita menjadi lebih baik lagi, dapat konsisten melakukan kebiasaan-kebiasaan baik, lebih mudah melakukan ibadah sunnah dan perbuatan baik, dan menjadi refleksi diri sendiri daripada membiarkan bulan suci ini berlalu begitu saja.(dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Jumat, 2 Desember 2022
32o
Kurs