Sabtu, 11 April 2026

Waspadai Konsumsi Buah Segar dengan Zat Kimia Berbahaya

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Dr. Geo Ferdy. Foto: Manda Roosa suarasurabaya.net

Buah dan sayur merupakan sumber vitamin terbesar untuk tubuh. Mengkonsumsi secara tepat dan aman merupakan modal dasar bagi kesehatan dalam menjalankan aktivitas keseharian. Namun buah atau sayuran yang dijual di pasaran tidak semua aman karena banyak juga buah dan sayur yang mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh. Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan.

Dokter Geo Ferdy founder Geofresh Indonesia mengatakan, buah itu fungsinya untuk menyehatkan tapi kalau proses penanaman tidak benar memakai bahan kimia dan hormon pembesar pasti tidak aman untuk dikonsumsi.

“Kalau menggunakan bahan kimia apalagi hormon sangat berbahaya untuk kesehatan, ada penelitian yang menggunakan hormon pembesar dapat meningkatkan kanker mulut,” jelas dokter Geo Ferdy, kepada suarasurabaya.net, Senin (10/1/2022).

Adanya kandungan bahan kimia berbahaya pada buah-buahan sebenarnya bukan hal yang baru. Namun masyarakat masih sering mengabaikan keamanan pangan karena tergiur dengan penampilan buah yang ranum dan bersih.

“Masyarakat harus menyadari tampilan yang bersih bukan indikator buah segar dan aman dikonsumsi,” imbuhnya.

Untuk menghasilkan buah-buahan segar dan aman dikonsumsi memang tidak bisa instan. Tidak hanya dimulai dari penanaman, penggunaan pupuk,  buah juga harus diperlakukan sesuai habitatnya. Dokter Geo membagi pengalamannya saat melakukan pembibitan sawo sapote dari Australia, yang sizenya bisa mencapai 3 kilogram satu buahnya.

“Dengan perawatan alami, dan quality control yang tepat bisa mendapatkan hasil dengan kualitas terbaik apalagi jika kalau musim kemarau kadar manisnya lebih baik,” urainya.

Penanaman dan perawatan buah dan sayur  alami memang membutuhkan kesabaran dan waktu, tapi ini lebih baik untuk kesehatan. “Perlakuan kimiawi itu, bila diberikan dalan jumlah berlebih akan berdampak tidak baik bagi kesehatan kita. Terlebih jika dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang,” ungkapnya. (man/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Sabtu, 11 April 2026
26o
Kurs