Rabu, 29 Mei 2024

Film Animasi “Moana” Akan Dibuat Ulang dalam Versi Live-Action

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Auli'i Cravalho berperan sebagai pengisi suara karakter Moana dalam film animasi "Moana" (2016). Foto: Antara

Film animasi “Moana” yang tayang perdana pada 2016 akan dibuat ulang (remake) dalam versi live-action, Bob Iger CEO Disney dan Dwayne Johnson mengumumkannya ketika rapat pemegang saham tahunan Disney pada Senin (3/4/2023) waktu setempat.

“Saya sangat rendah hati dan diliputi rasa syukur untuk membawa kisah indah ‘Moana’ ke layar lebar live-action,” Dwayne Johnson.

Dalam versi live-action, Johnson akan kembali memerankan sosok setengah-dewa legendaris bernama Maui. Film remake ini akan diproduksi oleh Johnson melalui Seven Bucks Productions bekerja sama dengan Flynn Picture Co.

Auli’i Cravalho, pengisi suara Moana dalam versi aslinya, akan menjadi produser eksekutif bersama Scott Sheldon dari Flynn Picture Co. Jared Bush sebagai Penulis skenario juga terlibat dalam proyek remake “Moana” ini.

Melansir dari Antara, cerita “Moana” sendiri terinspirasi dari mitos Polinesia. Mengikuti kisah seorang putri kepala suku bernama Moana yang memiliki ketertarikan dengan laut. Walau rakyat Motonui tinggal di tepi laut, mereka hanya mengarungi lautan dalam jarak dekat.

Ayah Moana melarangnya untuk mengarungi lautan sebab peristiwa buruk pernah terjadi di masa lalu. Namun Moana tetap bersikeras menjelajahi lautan terlebih lagi sumber kehidupan rakyat Motonui sedang tidak baik-baik saja sehingga mereka terancam kelaparan.

Moana pun berlayar ke laut untuk meyakinkan sosok setengah-dewa bernama Maui agar mengembalikan jantung sang dewi Te Fitti yang telah dicurinya, yang diyakini penduduk menyebabkan petaka.

Melansir dari Antara, animasi “Moana” menjadi hit setelah dirilis dengan mengantongi pendapatan kotor lebih dari 665 juta dolar AS secara global dan mendapatkan nominasi Oscar untuk film animasi terbaik.

Disney sendiri memelopori strategi untuk mengubah film animasi klasiknya menjadi film panjang live-action. Strategi tersebut telah menghasilkan dividen besar seperti pada kasus “Beauty and the Beast” dan “Aladdin”. Walaupun beberapa animasi lainnya yang dibuat ulang dalam versi live-action tak sesukses yang diharapkan.(ant/abd/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Bus di Trowulan Mojokerto

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Surabaya
Rabu, 29 Mei 2024
27o
Kurs