Senin, 24 Juni 2024

Tips Menggaet Calon Pelanggan buat Pelaku UMKM Fesyen

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi toko baju. Foto: Freepik

Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang fesyen tentu perlu mengetahui strategi demi menarik calon pelanggan supaya bisnis yang dijalankan terus tumbuh di tengah banyaknya kompetitor.

Melansir Antara, berikut ini tips-tips yang dapat dilakukan UMKM fashion untuk menarik calon pelanggan.

Selain jual produk, jual gaya hidup juga

Putri Andamdewi pemilik usaha SARE studio mengatakan, penting bagi pelaku usaha untuk menjual produk serta gaya hidup agar brand bisa lebih menempel di hati dan pikiran pelanggan.

“Kami (SARE Studio) selau menjelaskan siapa kami. Kami enggak cuma jualan piyama, tapi jualan lifestyle-nya SARE. Semisal pelanggan SARE itu seperti apa sih? oOlahraganya apa, makannya seperti apa?Lama-lama terbentuk sendiri, mereka berpikir ingin punya lifestyle seperti itu, berarti tidurnya pakai SARE,” ungkapnya.

Jadikan value unik sebagai nilai jual 

Pada kesempatan yang sama, Michelly Mondong pemilik usaha KAMI mengutarakan hal yang juga krusial untuk menarik calon pelanggan adalah menawarkan value atau nilai dan keunikan yang berbeda dibanding kompetitor.

Michelly bilang, brand yang dimilikinya menghadirkan produk tas yang lebih lentur.

“Untuk koleksi kami kali ini, kami masukkan minyak ke dalam kulitnya. Sehingga, kulitnya jadi lebih lentur. Itu belum ada di brand tas lain atau koleksi kami lainnya,” tutur Michelly.

Kenalkan produk yang timeless

Michelly juga menyarankan untuk menghadirkan produk yang timeless atau tetap relevan sepanjang masa, bukan hanya bergantung pada tren yang ada.

“Jadi bukan cuma tren yang sepintas doang, tapi bisa sepanjang masa selalu dipakai dan cocok dengan outfit apa pun,” jelasnya.

Kenyamanan dan kepuasan konsumen adalah prioritas

Sementara itu, Stefani Tan pemilik usaha Jolie Clothing menyatakan, penting untuk memprioritaskan kenyamanan konsumen mulai dari menanyakan produk, melakukan pemesanan, hingga produk sampai ke tangan mereka.

“Waktu dia nanya-nanya, apakah adminnya cepat balasnya? jawabnya seperti apa? website-nya eror atau enggak? Kemudian dari barang dikirim, prosesnya, packaging-nya, sampai ke rumah, itu feeling yang didapat seperti apa?” beber Stefani.

“Itu kan sesuatu yang akan mereka kenang. Dia ingat happy banget beli di Jolie Clothing karena tepat waktu, dipakainya nyaman, itu yang akan bikin customer balik lagi dan nge-fans sama kita,” lanjut dia.

Sependapat dengan Stefani, Fransisca Cika Founder INPACA juga mengatakan hal itu.

“Selain kami buat produk yang tentunya harus bagus, di sisi lain adalah bagaimana pelanggan puas dengan barang kami dan mereka merasa nyaman dan cocok,” katanya.

Kolaborasi dengan influencer

Fransisca ikut menambahkan, penting untuk berkolaborasi dengan influencer untuk menjangkau pasar yang lebih banyak.

“Yang bisa kami lakukan lagi mungkin kolaborasi juga dengan influencer, tentu kami kurasi juga influencer-nya yang cocok style-nya. Itu membuat kami gain market,” tandas Fransisca. (ant/bnt/rid)

Berita Terkait

..
Surabaya
Senin, 24 Juni 2024
25o
Kurs