Dr dr Ray Wagiu Basrowi Pakar kesehatan masyarakat menekankan pentingnya kecukupan asupan serat bagi kesehatan pencernaan anak.
“Yang terbukti secara klinis dan sudah dibuktikan oleh penelitian di Indonesia adalah memberikan asupan zat-zat bergizi yang dapat membuat sistem pencernaan itu bekerja dengan baik, dan ternyata sesimpel kasih serat yang cukup,” katanya di Jakarta, Kamis (8/10/2026), dilansir Antara.
Dia menyampaikan bahwa ada triliunan bakteri baik yang membantu proses pencernaan di saluran cerna anak yang membutuhkan serat.
Konsumsi makanan sumber serat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian akan memenuhi kebutuhan sumber serat.
Anak-anak kadang susah mengkonsumsi sayur dan buah, maka diperlukannya siasat bagi orang tua untuk penuhi kebutuhan seratnya.
Dokter Ray mengatakan bahwa produk pangan yang diperkaya dengan serat seperti inulin, fruktooligosakarida (FOS), dan Galakto-oligosakarida (GOS) bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan serat anak.
“Secara klinis ketiga serat itu terbukti selain bisa membuat kolonisasi bakteri itu bagus, dan bikin short chain fatty acid atau zat-zat asam di perut bisa lebih banyak dikeluarkan,” katanya.
“Supaya nantinya feses anak tidak jadi lunak, tidak kolik, dan tidak konstipasi. Bahkan bisa kirim sinyal bagus juga ke otak dan akhirnya regulasi emosi anak lebih bagus,” ia menambahkan.
Dokter Ray mengatakan bahwa masalah pencernaan bisa membuat anak menjadi lebih mudah marah, cemas, dan tantrum.
Penelitian Breaking the cycle: Psychological and social dimensions of pediatric functional gastrointenstinal disorders” yang dipublikasikan di World Journal of Clinical Pediatrics pada 2025, ditemukan sekitar 58 persen anak dengan gangguan fungsi pencernaan menunjukkan tanda-tanda disregulasi emosi.(ant/fia/kir/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

