Kamis, 8 Oktober 2026

Faktor yang Berisiko Sebabkan Gangguan Pendengaran, Selain Usia dan Suara Keras

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Perawatan telinga yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan pendengaran dan keseimbangan. Foto: iStock

Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan gangguan pendegaran, seperti obat antiinflamasi nonsteroid atau NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drugs) seperti aspirin dan ibuprofen, merupakan obat yang umum digunakan guna redakan nyeri dan turunkan demam.

Menurutnya, obat-obatan itu dapat berkontribusi terhadap gangguan pendengaran jika digunakan “secara rutin selama bertahun-tahun atau dalam dosis yang lebih tinggi dari yang dianjurkan”.

Meskipun mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami, dosis yang tinggi memungkinkan dapat merusak neuron pendengaran yang berfungsi mengirimkan sinyal suara dari telinga ke otak.

Overdosis aspirin juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran sementara dan tinnitus, yaitu kondisi yang menimbulkan suara berdenging atau berdengung di telinga. Ia menambahkan bahwa NSAID yang digunakan sesuai dosis anjuran akan tergolong sangat aman.

“Namun, efek tersebut biasanya hanya berlangsung singkat dan akan menghilang setelah obat dikeluarkan dari tubuh,” kata Andresen.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
34o
Kurs