Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan gangguan pendegaran, seperti obat antiinflamasi nonsteroid atau NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drugs) seperti aspirin dan ibuprofen, merupakan obat yang umum digunakan guna redakan nyeri dan turunkan demam.
Menurutnya, obat-obatan itu dapat berkontribusi terhadap gangguan pendengaran jika digunakan “secara rutin selama bertahun-tahun atau dalam dosis yang lebih tinggi dari yang dianjurkan”.
Meskipun mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami, dosis yang tinggi memungkinkan dapat merusak neuron pendengaran yang berfungsi mengirimkan sinyal suara dari telinga ke otak.
Overdosis aspirin juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran sementara dan tinnitus, yaitu kondisi yang menimbulkan suara berdenging atau berdengung di telinga. Ia menambahkan bahwa NSAID yang digunakan sesuai dosis anjuran akan tergolong sangat aman.
“Namun, efek tersebut biasanya hanya berlangsung singkat dan akan menghilang setelah obat dikeluarkan dari tubuh,” kata Andresen.
NOW ON AIR SSFM 100

