Kamis, 8 Oktober 2026

Faktor yang Berisiko Sebabkan Gangguan Pendengaran, Selain Usia dan Suara Keras

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Perawatan telinga yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan pendengaran dan keseimbangan. Foto: iStock

Faktor lainnya seperti tekanan darah tinggi juga dapat memengaruhi telinga. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil dan sel rambut di telinga bagian dalam. Sel rambut itu berfungsi mengubah getaran suara menjadi sinyal saraf.

Berkurangnya aliran darah juga dapat mengurangi pasokan darah ke koklea, yaitu organ pendengaran yang berada di telinga bagian dalam, sehingga berisiko dapat menyebabkan gangguan pendengaran secara bertahap maupun secara tiba-tiba.

Secara keseluruhan, kondisi kesehatan seseorang dapat memengaruhi kemampuan pendengaran, terutama kondisi atau faktor tertentu seperti penggunaan obat, diabetes, kesehatan kardiovaskular, infeksi, serta cedera kepala yang dapat merusak pembuluh darah dan sel saraf yang sensitif di telinga.

Andresen juga mengingatkan agar masyarakat tidak meremehkan dampak kumulatif dari suara yang kita dengarkan sehari-hari terhadap kemampuan pendengaran, seperti penggunaan headphone, perkakas listrik hingga mesin pemotong rumput, semuanya dapat berdampak pada pendengaran.

“Sebisa mungkin, batasi paparan terhadap suara keras. Jika tidak dapat dihindari, gunakan pelindung pendengaran ketika berada di lingkungan yang bising, seperti saat menghadiri acara olahraga, konser, atau berada di sekitar mesin yang mengeluarkan suara keras,” tutup Andresen.(ant/fia/kir/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
34o
Kurs