Senin, 19 Oktober 2026

Kurangi Doomscrolling! Dapat Tingkatkan Kecemasan dan Ganggu Kualitas Tidur

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi berselancar di media sosial. Foto: Antara

Sebuah studi pada 2022 juga menemukan bahwa paparan berita terkait COVID-19 yang lebih tinggi berkaitan dengan meningkatnya tekanan psikologis.

Sementara itu, American Psychological Association menyebut paparan berkepanjangan terhadap berita yang memicu stres dapat meningkatkan kecemasan dan kelelahan emosional.

Kebiasaan doomscrolling juga sering dilakukan menjelang tidur. Selain paparan cahaya dari layar, konten yang menguras emosi membuat otak tetap waspada sehingga seseorang lebih sulit tertidur.

Menurut Sleep Health Foundation, penggunaan perangkat digital sebelum tidur dapat menunda relaksasi dan menurunkan kualitas tidur.

Peneliti juga menilai fitur media sosial seperti notifikasi, rekomendasi konten, dan gulir tanpa batas dapat mendorong pengguna terus mencari informasi baru. Kebiasaan berpindah-pindah antara berita, video, dan notifikasi pun diduga memengaruhi kemampuan seseorang untuk mempertahankan fokus dalam jangka waktu lama.

Sebagai upaya untuk mengurangi dampaknya, para ahli menyarankan masyarakat membatasi waktu membaca berita, menghindari konten yang memicu stres sebelum tidur, mematikan notifikasi yang tidak diperlukan, serta meluangkan waktu untuk berolahraga atau bersosialisasi sebagai pengganti waktu menatap layar.(ant/ris/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
26o
Kurs