Selain kampanye visual, Love Pink Surabaya juga menggelar USG payudara gratis bagi perempuan dengan keterbatasan finansial. Tahun ini, sebanyak 350 perempuan berhasil difasilitasi. Adanya kegiatan ini didukung Rumah Sakit Mayapada dan RS Mitra Keluarga Waru serta didanai dari donasi hasil edukasi atau Pink Talk di perusahaan dan komunitas.
“Kami adalah yayasan nirlaba independen, jadi kami rajin melakukan pink talk atau edukasi. Dananya untuk USG gratis,” ujarnya.
Asih memaparkan bahwa yang menjadi tantangan terbesar yakni rasa takut masyarakat untuk memeriksakan diri, meskipun gratis. Banyak peserta yang awalnya merasa sehat dan tidak memiliki keluhan, namun setelah USG dicurigai ada keganasan sehingga tidak percaya.
“Di situlah tugas Love Pink tidak hanya mengajak USG, tapi juga memberikan support moral dan pendampingan untuk mau berani melakukan pengobatan selanjutnya,” jelasnya.
Ia menghimbau bahwa gejala awal kanker payudara tidak hanya berupa benjolan. Perubahan yang perlu diwaspadai antara lain kulit payudara mengkerut seperti kulit jeruk, pori-pori membesar hingga puting mengeluarkan cairan di luar masa menyusui.
NOW ON AIR SSFM 100

