Selain itu, wahana tersebut membawa sensor suhu dan radiasi serta kamera cahaya tampak. NASA juga akan menguji sistem komputasi antariksa generasi terbaru yang tahan radiasi, High Performance Spaceflight Computing, beserta sensor dan algoritma otonom untuk mendukung pengoperasian wahana.
Pengembangan dan pengelolaan misi PROMISE akan dilakukan Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di California Selatan, yang merupakan bagian dari California Institute of Technology (Caltech).
Menariknya, NASA akan memanfaatkan sejumlah komponen cadangan penerbangan dan model uji rekayasa dari wahana penjelajah Mars Curiosity dan Perseverance.
Penggunaan perangkat keras, perangkat lunak, serta pendekatan operasional yang telah teruji di Mars diharapkan dapat menekan biaya sekaligus mempercepat proses integrasi dan pengujian PROMISE.
NASA juga telah mengevaluasi kesesuaian perangkat tersebut dengan kondisi lingkungan Bulan. Hasilnya, komponen yang dipilih dinilai mampu menghadapi kondisi ekstrem di sekitar Kutub Selatan Bulan. (saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

