Lansia Stroke Adukan Kondisi ke Suara Surabaya, Dinsos Sidoarjo Langsung Respons dan Evakuasi
Kamis, 2 Juli 2026 | 16:00 WIB
Dokter Locoparta Agung, Dokter Spesialis Saraf bagian intervensi katerisasi stroke RSUP Kemenkes Surabaya saat diwawancarai awak media, Senin (8/9/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net
Faktor berikutnya adalah kebiasaan merokok, baik sebagai perokok aktif maupun akibat paparan asap rokok sebagai perokok pasif.
Sementara konsumsi makanan cepat saji secara berlebihan juga dapat memperburuk faktor risiko penyakit pembuluh darah.
Kombinasi keempat faktor itu bisa memengaruhi tensi dan gula darah, lalu kolesterol juga asam urat, dan bermuara pada stroke.
“Kita sering begadang. Ketika merokok kurang tidur, kurang aktivitas, kurang olahraga, faktor risiko akan meningkat,” katanya usai sosialisasi layanan saraf di RSUP Kemenkes pada Senin (8/9/2026).
Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala perlu mulai dilakukan sejak usia muda. Pemeriksaan dapat mencakup tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.