13 Ribu Penumpang Bandara Ngurah Rai Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Senin, 7 September 2026 | 15:00 WIB
Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda, terpantau dari udara. Foto: Humas Kementerian ESDM
Paparan abu vulkanik tidak hanya berpotensi mengganggu pernapasan dan mata, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah terdampak perlu menggunakan perlindungan yang tepat, terutama ketika abu masih berada di udara atau menumpuk di lingkungan sekitar.
Dokter Arini Astasari Widodo spesialis kulit dan kelamin menyarankan masyarakat mengenakan pakaian yang dapat meminimalkan bagian kulit yang terbuka.
“Gunakan pakaian yang dapat meminimalkan permukaan kulit yang terbuka, seperti baju lengan panjang, celana panjang, sepatu tertutup,” kata Arini pada Senin (7/9/2026).
Menurut Arini, pakaian tertutup semakin penting ketika masyarakat harus membersihkan area yang dipenuhi abu vulkanik.












