Penelitian dari Breast Cancer Research menemukan aktivitas fisik rekreasi yang tinggi selama masa remaja bisa mengurangi risiko kanker panyudara di kemudian hari.
Studi ini menganalisis data dari 191 remaja perempuan dan Hispanik berusia antara 11 hingga 20 tahun. Hispanik adalah istilah dari orang-orang yang berasal dari negara-negara berbahasa Spanyol, termasuk Spanyol, Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan sebagian Karibia.
Para peserta melaporkan jumlah jam yang mereka habiskan untuk aktivitas fisik rekreasi, baik yang terorganisasi maupun yang tidak terorganisasi. Ada 3 baromenter penelitian, yaitu komposisi jaringan payudara (breast tissue composition/BTC), stres oksidatif, dan peradangan.
Sebanyak 51 persen peserta tidak melakukan aktivitas tersebut sama sekali dalam seminggu terakhir, 73 persen tidak berpartisipasi dalam aktivitas terorganisasi, dan 66 persen tidak berpartisipasi dalam aktivitas yang tidak terorganisasi.
Studi menemukan kaitan antara aktivitas rekreasi, BTC dan stres oksidatif. Bahkan keterkaitannya tetap terlihat, terlepas dari tingkat lemak tubuh.
Penelitian sebelumnya mengenai risiko kanker payudara, mengungkap perempuan dewasa yang lebih aktif secara fisik dapat menurunkan risiko hingga 21 persen dibandingkan mereka yang kurang aktif.
Terkait hubungan antara kanker payudara dan aktivitas fisik rekreasi masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Tapi penelitian ini dianggap mengejutkan, karena hubungan risiko kanker dan aktivitas tersebut masih terlihat, ketika faktor obesitas dikendalikan.
Meski tidak terlibat dalam penelitian, Debra Patt Wakil Presiden Eksekutif Kebijakan Publik dan Strategi di Texas Oncology mengungkap pendapatnya.
“Studi ini sejalan dengan pemahaman kita tentang hubungan antara aktivitas fisik dan risiko kanker payudara. Banyak penelitian lain juga menunjukkan hubungan yang sama. Tampaknya aktivitas fisik bersifat protektif,” ujar Debra Patt seperti dilansir Healthline.
Beberapa aktivitas fisik rekreasi adalah hiking, bersepeda, berenang, menari, berkebun hingga berbagai olahraga tradisional dan outbound. Kegiatan ini dilakukan di waktu luang, tujuannya untuk kesenangan dan kesegaran jasmani. (lea/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
