Kamis, 6 Agustus 2026

NU Tetap pada Sikapnya, Melarang Warga Nahdliyin Shalat Jumat di Jalan Protokol

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan

Rencana aksi damai 2 Desember 2016 yang akan diawali shalat Jumat di Jalan Sudirman dan Thamrin atau di sekitar bundaran Hotel Indonesia Jakarta masih mengundang kontroversi.

Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) dalam siaran persnya, Minggu (27/11/2016) masih tetap pada sikapnya melarang warga Nahdliyin untuk ikut ambil bagian dalam shalat Jumat yang akan dilaksanakan di jalan protokol tersebut.

Selain tidak lazim, juga dapat menganggu ketertiban umum. Pertimbangan PBNU, karena di sekitar lokasi tersebut banyak masjid sehingga tidak elok kalau shalat di jalanan.

Haedar Nashir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga menyampaikan rencana shalat Jumat di jalan protokol ini dibatalkan saja, dialihkan ke masjid-masjid atau di tempat shalat yang telah disediakan. “Meskipun shalat bisa di mana saja, tetapi tidak ada anjuran shalat di jalan protokol,” kata Haedar.

Sementara itu, KH Ahmad Mustofa Bisri Ulama Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menganggap, budaya shalat Jumat di jalan raya merupakan bid`ah besar. Sejak jaman rasul sampai sekarang tidak ada perintah shalat di jalan protokol.(jos/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 6 Agustus 2026
24o
Kurs