Minggu, 20 September 2026

12 Penyelam Terbaik Difokuskan Cari Korban Kapal Virgo

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Para penyelam terbaik memasukkan peralatan ke dalam kapal sebelum berangkat untuk melakukan operasi bawah laut dalam operasi SAR hari kedelapan pada Minggu (20/9) kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (19/9/2026) malam. Foto: Antara

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memfokuskan 12 penyelam terbaiknya untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada hari kedelapan operasi SAR, Minggu (20/9/2026).

Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko Direktur Operasi Basarnas mengatakan, 12 personel itu merupakan penyelam gabungan yang dipilih dari seluruh unsur tim SAR, setelah dilakukan penyesuaian dan penyegaran personel.

“Para penyelam yang disiapkan untuk melanjutkan operasi bawah laut memiliki pengalaman dalam penanganan sejumlah kecelakaan seperti operasi SAR kecelakaan pesawat Lion Air dan Sriwijaya Air beberapa tahun lalu,” katanya di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) malam seperti dikutip Antara.

Yudhi menegaskan, 12 personel itu bukan keseluruhan jumlah penyelam yang terlibat dalam operasi SAR KM Virgo. Penyegaran tim dilakukan karena sejumlah unsur kapal yang sebelumnya mendukung operasi penyelaman harus kembali ke pangkalan, untuk pergantian personel dan menjalankan tugas lainnya.

Penyelam dari KRI I Gusti Ngurah Rai dan KRI Pulau Fani termasuk unsur yang kembali ke pangkalan. Sebagai pengganti, KRI Nala dijadwalkan bergabung dalam operasi SAR pada Minggu. “Basarnas juga menyiapkan unsur pengganti untuk mempertahankan kemampuan pencarian bawah laut,” ujarnya.

Dalam pencarian hari kedelapan, Basarnas juga mengerahkan TB Jaya Dragon yang akan beroperasi bersama 12 penyelam tersebut.

Mereka akan melanjutkan operasi bawah air yang sebelumnya dilakukan 20 penyelam TNI Angkatan Laut, sambil menunggu keputusan tim salvage terkait penanganan badan KM Virgo Transport 8.

“Jadi harapannya, personel yang tersedia untuk memperkuat apa yang telah dilaksanakan oleh penyelam dari TNI Angkatan Laut kemarin. Kami juga sambil menunggu keputusan apa yang akan dilakukan oleh tim salvage (operasi pengangkatan bangkai kapal). Tentunya kami pun berusaha untuk melaksanakan pencarian di bawah air,” ujarnya.

Basarnas berharap kondisi cuaca tetap mendukung agar operasi bawah laut dapat dilakukan secara maksimal.

“Kita berharap tim penyelam yang diberangkatkan pada malam hari ini dapat melaksanakan pencarian secara optimal pada hari berikutnya, sehingga operasi SAR tetap menghasilkan perkembangan meskipun terdapat penyesuaian unsur kapal dan personel selama operasi berlangsung,” ujar Yudhi.

Hingga Sabtu pukul 21.00 WITA, sebanyak 117 dari 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Sebanyak 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia. Sementara 126 orang lainnya masih dalam pencarian.

Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada, Sabtu (12/9/2026). Kapal dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA, sebelum ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa. (ant/bil/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 20 September 2026
30o
Kurs