Selasa, 17 Maret 2026

Kemarau Basah, Petani di Mojokerto Panen Cabai Lebih Awal

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan

Para petani di Mojokerto terpaksa panen cabai lebih awal karena khawatir merugi.

Tanaman cabai mengalami pembusukan dan dipanen lebih awal seperti yang terjadi di lahan pertanian Dusun Jetak, Desa Kutogirang, Ngoro, Mojokerto.

Teguh dari Radio Maja Mojokerto dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Senin (18/7/2016) melaporkan, akhir-akhir ini para petani dilanda kecemasan karena intensitas hujan masih tinggi atau lebih dikenal musim kemarau basah.

Prihati salah satu petani mengatakan, selain hasil panen berkurang, harganya juga anjlok dari yang sebelumnya Rp35.000 namun sekarang menjadi Rp26.000 perkilogram.

Meskipun tidak sampai mengalami kerugian namun laba yang didapatkan juga cukup sedikit karena digunakan untuk biaya perawatan tanaman mulai dari pembibitan, pemupukan, ongkos buruh tani serta pembersihan lahan dari rerumputan. (iml/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Selasa, 17 Maret 2026
32o
Kurs