Jumat, 31 Juli 2026

Pemerintah Berkoordinasi untuk Bebaskan WNI yang Disandera

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan

Pemerintah Indonesia mengaku tengah berkoordinasi dan mengumpulkan data untuk membebaskan 10 WIB yang disandera milisi asing di perairan Sulawesi Utara.

“Mereka melakukan tindakan kriminal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Pramono Anung Sekretaris Kabinet di Jakarta, Selasa (29/3/2016) seperti dilansir Antara.

Pramono mengungkapkan penyandera berasal dari negara tetangga yang enggan dia sebutkan.

Menurut Pramono, Retno Marsudi Menteri Luar Negeri sedang mengumpulkan data dan berkoordinasi dengan polisi dan TNI untuk proses pembebasan kesepuluh WNI ini.

Dia juga mengungkapkan, motif penyanderaan adalah uang di mana penyandera meminta uang tebusan.

Pramono menyebut penyanderaan ini sebagai perampokan dan pemerintah masih mempelajari apakah uang tebusan itu dipakai untuk kepentingan kelompok penyandera atau untuk kepentingan milisi di negara tetangga.

Menurut dia, pemerintah sudah menjalain kontak dengan pihak terkait untuk pembebasan sandera.

Mengenai pengerahan tentara dan polisi untuk membebaskan para sandera, Pramono mengatakan hal itu masih dikoordinasikan oleh pemerintah. (ant/dwi)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Surabaya
Jumat, 31 Juli 2026
25o
Kurs