Senin, 14 September 2026

Hadapi Mafia Narkoba, Hanya Ada Satu Pilihan Mafia atau Polisi yang Mati

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan

Setelah berhasil membongkar sindikat jaringan narkoba internasional di Jepara dan mengobrak-abrik sarang pengedar narkoba di Matraman dan Tanah Abang, BNN bertekad akan memburu jaringan yang lain kemanapun mereka bersembunyi.

Dengan dukungan Polri dan TNI serta persenjataan yang memadahi jaringan pengedar narkoba itu harus dihabisi.

Komjen Pol Budi Waseso Kepala Badan Nakotika Nasional (BNN) menegaskan peredaran dan pengguna narkoba di Indonesia sudah cukup mengkhawatirkan.

“Selain memiliki modus operandi yang rapi, bandar narkoba itu berani sumbar, saya atau polisi yang mati,” kata kepala BNN di Jakarta, Senin (1/2/2016).

Ini sudah dibuktikan ketika polisi menggrebeg sarang peredaran narkoba di Matraman. Seorang anggota polisi dan seorang informan tewas dikeroyok dan diceburkan kali.

“Mafia dan bandar narkoba akan sesumbar apapun, kekuatan negara tidak boleh kalah menghadapi penjahat narkoba,” kata kepala BNN,

Soal maraknya peredaran narkoba di Lapas, Komjen Pol Budi Waseso mencurigai ada petugas lapas yang memberi pintu. Untuk menembus peredaran narkoba di lapas, kepala BNN akan menemui Menkumham yang punya otoritas Lembaga Pemasyarakatan. (jos/dwi)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 14 September 2026
28o
Kurs