Jumat, 16 Oktober 2026
Makin Diminati Maskapai Asing

Industri Penerbangan Indonesia Tumbuh

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Industri penerbangan di Indonesia diprediksi terus berkembang. Bahkan jumlah maskapai asing makin banyak memilih Indonesia sebagai satu diantara tujuan penerbangan internasionalnya.

Industri penerbangan Indonesia, tidak hanya menarik maskapai asing dari Eropa, Australia dan Asia saja tapi juga dari kawasan Timur Tengah. Sebut saja Qatar Airways, disusul Emirates Airways dan Etihad Airways.

Banyaknya maskapai asing bermain di industri penerbangan Indonesia, menurut JOE RAJADURAI Area Manager Qatar Airways Indonesia, menunjukkan pasarnya memang cukup potensial untuk mengembangkan bisnis. Hanya saja, belum diketahui pasti berapa prosentase pertumbuhan pasar maskapai setiap tahunnya.

Dan ini yang menyebabkan kenapa Qatar Airways ikut bermain di industri penerbangan Indonesia. Berikut penjelasan JOE pada suarasurabaya.net, Rabu (19/12), {clip*1}.

Selama bermain di industri penerbangan di Indonesia melalui kantornya yang ada di Jakarta dan Bali, JOE mengatakan, pertumbuhan penumpang cukup bagus. Load factor yang mengangkut penumpang dengan rute Jakarta-Singapura maupun Denpasar-Kuala Lumpur, lebih dari 90%.

Karakter penumpang cukup bervariasi mulai pebisnis (15%) maupun individual yang melakukan perjalanan umroh dan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Kuala Lumpur. Umumnya, TKI berasal dari Lombok berangkat ke Kuala Lumpur lewat Denpasar.

“Hanya saja sampai saat ini karena keterbatasan armada, kita baru melihat potensi Jakarta dan Bali. Mulai awal 2008, seluruh layanan tiketing dan aktivitas penjualan yang selama ini ditangani General Sales Agent di Surabaya, dipusatkan di dua kantor yang ada di Denpasar. Tapi ke depan, tidak menutup bagi Surabaya maupun Medan juga ada kantor perwakilan Qatar seperti halnya di Jakarta dan Bali,”paparnya.

JOE menilai sistem indutri penerbangan yang diterapkan Pemerintah Indonesia termasuk Safety Information Management (SIM), sudah cukup baik. Sebagai maskapai asing yang ikut bermain di industri penerbangan, pihaknya akan mengikuti aturan yang ada.

Kalau SIM diterapkan di tahun 2010 dimana setiap maskapai asing yang masuk ke Indonesia harus menunjukkan sertifikat SIM, JOE menegaskan, Qatar Airways siap dengan sertifikat maupun dokumen lainnya. (tin)

Teks foto :
– JOE RAJADURAI
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
30o
Kurs