Melambungnya nilai dolar terhadap rupiah selama dua minggu ini mengacaukan bisnis notebook baik brand lokal maupun impor. Bahkan dari penjualan notebook yang ada di Hi-Tech Mall, mengalami penurunan hingga 50%.
ANDRY TJAHYONO Owner AWD Computer pada suarasurabaya.net, Senin (20/08), mengatakan, banyak pedagang termasuk dirinya resah dengan kondisi dolar akhir-akhir ini. Padahal sebelum dolar tinggi, penjualan sudah seret seiring tahun ajaran baru.
Kata ANDRY, banyak orangtua fokuskan anggaran untuk kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Ini secara tidak langsung berdampak pada penjualan notebook. Penjualan turun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Imbas tahun ajaran baru belum usai, disusul krisis subprime mortgage di Amerika Serikat dimana dolar naik. Dan ini menyebabkan nilai tukar rupiah memburuk hampir menembus posisi Rp 9.500.
“Dampaknya, sekarang sebagai pedagang ya pasrah. Pasalnya, naik turun dolar tidak bisa dipastikan meski ada pengamat yang memprediksi kondisi seperti ini tidak berlangsung lama,”ujarnya.
Saat ini yang bisa dilakukan pedagang, ungkap ANDRY, berharap dari penjualan tender dari pemerintah. Meski prosesnya lama, namun dari tender pemerintah ini bisa me-recovery anjloknya penjualan notebook.
Tender-tender pemerintah dalam unit-unit kecil tetap dilayani supaya pedagang bisa bertahan dengan kondisi yang ada. Ironisnya, ada juga beberapa pedagang terkena tender fiktif dengan kerugian sebesar Rp 500 juta. “Tadi pagi dapat informasi, ada teman yang terkena tender fiktif. Ini sangat disesalkan. Sudah jatuh ketimpa tangga lagi,”keluhnya.
Terkait dengan harga notebook, ANDRY menjelaskan, pedagang melakukan penyesuaian dengan kenaikan harga di kisaran 5%-10%. Kalau subsidi ke konsumen, pedagang malah merugi.
“Disamping itu, harga yang diberikan pedagang juga tergantung berapa banyak stok barang. Kalau stoknya banyak, kenaikannya juga tidak banyak. Untuk pembelian notebook bagi yang punya duit saja masih pikir-pikir. Bagi yang pas-pasang kalau memang bisa ditunda ya sebaiknya ditunda dulu,”paparnya. (tin)
NOW ON AIR SSFM 100

