Sabtu, 17 Oktober 2026
Pasar Kian Marak

Vendor Genjot Produk CDMA

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Pasar ponsel CDMA kian marak di Indonesia. Ini bisa dilihat dari banyak merek dan setiap merek mengeluarkan banyak varian.

DOMINIKUS SUSANTO Product Marketing Manager Nokia Pte Ltd Indonesia pada suarasurabaya.net, Senin (20/08), mengakui maraknya pasar ponsel CDMA. Di Asia Tenggara, Indonesia menempati rangking teratas untuk ponsel CDMA. Namun jika dibandingkan China dan India, Indonesia masih tertinggal jauh.

Maraknya pasar ponsel di Indonesia, ungkap DOMINIKUS, dipicu kepiawaian vendor dalam menawarkan pilihan dengan harga kompetitif. Seluruh kebutuhan konsumen bisa dipenuhi sesuai dengan features yang diinginkan. Berikut penjelasan DOMINIKUS, {clip*1}.

Dengan menerapkan strategi segmentasi pasar, tambah DOMINIKUS, Nokia terus mengisi pasar ponsel CDMA. Seperti lima produk CDMA dengan harga bervarian untuk seluruh segmen yang diluncurkan Senin (20/08) ini di Surabaya.

“Kalau tahun lalu, kita banyak penuhi pasar middle ke high tahun ini penuhi pasar low end. Kita tetap maintenance kebutuhan seluruh segmen dengan komposisi produk 50% CDMA, 50% GSM,”ujarnya.

Hal senada juga dikatakan FRANS ANTONIUS Marketing Manager Samsung Jawa Timur. Maraknya pasar ponsel CDMA di Indonesia memberikan keuntungan bagi konsumen. Konsumen makin banyak diberikan pilihan memiliki ponsel CDMA dengan harga yang bisa dijangkau.

Menurut FRANS, Samsung sendiri menyediakan produk CDMA dengan beragam varian sesuai segmen yang ada. Namun selama ini, produk yang dilempar ke pasar 50% ponsel CDMA dan 50% ponsel GSM.

Maraknya pasar ponsel CDMA, ungkap FRANS, jelas menimbulkan persaingan antar vendor. Persaingan itu terlihat dari desain produk dan harga yang semakin kompetitif. Produk CDMA Samsung dari tahun ke tahun cenderung menurun. “Kalau produk tahun lalu harganya di atas Rp 1 juta, tahun ini keluar produk CDMA baru dengan harga sekitar Rp 800 ribu. Bisa dikatakan harga ponsel CDMA turun di kisaran 20%-30%,”ujarnya.

Selama ini ponsel CDMA masih dikuasai Nokia, sementara Samsung menempati posisi kedua. Di Jawa Timur, CDMA Samsung meraih market leader dari total Samsung secara nasional. Berikut penjelasan FRANS, {clip*2}.

Sampai akhir tahun, FRANS menambahkan, Samsung akan mengeluarkan 3-4 varian CDMA. Harga yang ditawarkan dibawah Rp 1,5 juta yang sampai saat ini jadi primadona di pasaran.

Meski pasar ponsel CDMA di Indonesia kian marak, ini belum membuat Sony Ericsson tertarik mengeluarkan ponsel CDMA. Alasannya, sesuai strategi marketing global dengan fokus pada ponsel GSM dan ponsel 3G.
MEISKE SURJADINATA Marketing Executive Sony Ericsson Indonesia menegaskan produksi ponsel tidak hanya untuk satu negara saja. “Kalau Indonesia pasar ponsel CDMA cukup besar, belum tentu di negara lain kondisinya sama. Tapi tidak menutup kemungkinan, Sony Ericsson akan memproduksi ponsel CDMA,”tukasnya.

MEISKE menambahkan sampai akhir 2007, Sony Ericsson akan mengeluarkan produk GSM hingga 8 varian. (tin)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Sabtu, 17 Oktober 2026
35o
Kurs