Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak yakin konversi minyak tanah ke gas elpiji bisa dilaksanakan pada September 2007. Ketidakyakinan itu karena persiapan pelaksanaan tidak maksimal.
PENY INDRIATI Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Malang pada REMI reporter Radio Citra Pro 3 Malang dalam Jaring Suara Surabaya, Rabu (15/08), mengatakan rencana sosialisasi ke masyarakat tidak mungkin bisa dilaksanakan sebelum September 2007. Sebab sampai sekarang belum ada SK Walikota terkait pelaksanaan sosialisasi.
Imbas lanjutnya, kata PENY, jadwal sosialisasi pada masyarakat belum bisa ditentukan. Padahal sosialisasi merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan konversi minyak tanah ke gas elpiji.
Selain itu, pemerintah dan Pertamina menghadapi kendala, sasaran program sosialisasi konversi minyak tanah. Itu terjadi setelah ada perbedaan data sasaran yang dimiliki Pertamina dengan pemerintah. Data Pertamina jumlah keluarga miskin yang menjadi sasaran konversi minyak tanah mencapai 91 ribu keluarga sementara pemerintah hanya 20 ribu. (tin)
NOW ON AIR SSFM 100

