Perbankan didorong lebih banyak memberikan pembiayaan pada sektor mebel dan perkayuan di Jatim.
Dilaporkan RULLY ANWAR reporter Suara Surabaya, Minggu (12/08), LUCKY FATHUL AZIZ Pemimpin Bank Indonesia cabang Surabaya menjelaskan, peluang usaha sektor mebel dan perkayuan di Jatim ini sangat besar. Terutama untuk pasar ekspor Eropa dan Amerika.
Data yang dihimpun Bank Indonesia, setiap tahun omset perdagangan mebel dan perkayuan di pasar Eropa, dan Amerika berkisar 250 milyar Dollar Amerika.
Pasar sebesar ini, belum banyak digarap oleh pedagang lokal Jatim. Hal ini dikarenakan kendala dan pembiayaan. Perbankan perlu melihat potensi mebel dan perkayuan lebih jeli.
Bank Indonesia mencatat kredit macet di sektor ini relatif kecil. Hingga Juni 2007, ofsending kredit di sektor perkayuan dan mebel berkisar Rp 2,5 triliyun. {clip*1}
LUCKY mengatakan, Bank Indonesia sudah mempertemukan pimpinan bank di Jatim dan kalangan pengusaha mebel yang bergabung dalam Asmindo Jatim Dalam pertemuan ini mereka saling menjajaki peran kerjasama dan juga pembiayaan. Pertemuan itu juga dibahas kendala, solusi sinergi antara dua belah pihak.(tys/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

