Bagi pemilik kartu kredit perlu cermat dan bijaksana dalam menggunakannya. Jangan gunakan kartu kredit untuk minimal pembayaran dalam setiap transaksi pembelian. Ini tips sederhana yang disampaikan MUHAMAD ICHSAN MsFin, ChFC Perencana Keuangan Prime Planner.
Pada suarasurabaya.net, Sabtu (11/08), ICHSAN menegaskan, jika pemilik kartu kredit mengabaikan hal tersebut, akan terjadi snowball. Dan tanpa disadari pemilik akan terbelit hutang sepanjang hidupnya.
Menurut ICHSAN, kartu kredit bukan uang tambahan. Jadi perlu diperhatikan besaran bunga yang dibebankan setiap transaksi pembayaran serta pola belanja.
“Selama ini masyarakat belum menggunakan kartu kredit dengan bijaksana. Imbasnya, Non Performing Loan (NPL) hampir mendekati 10% atau titik rawan. Padahal tahun lalu di kisaran 5%-7%. Pemerintah seharusnya memberikan lampu kuning untuk penggunaan kartu kredit,”ujarnya.
Diakui ICHSAN, kondisi masyarakat terutama di perkotaan besar belum memiliki kesadaran untuk mengelola keuangan dengan benar. Bahkan saat ini baru masuk ke tahap perencanaan keuangan bukan mengelola keuangan.
Sementara pihak perbankan tidak memberikan edukasi yang cukup tentang produk kartu kredit. “Faktor lainnya, di Indonesia masih sedikit financial planner. Padahal kehadiran konsultan perencana keuangan sangat dibutuhkan masyarakat dalam waktu 5 tahun ke depan. Ini mengimbangi pertumbuhan industri jasa keuangan dan asuransi,”ungkapnya.
Di Amerika Serikat dengan jumlah penduduk hampir sama dengan Indonesia memiliki sekitar 50 ribu perencana keuangan bersertifikat. Di Australia sekitar 15 ribu – 20 ribu dan di Hong Kong yang jumlah penduduknya kecil punya sekitar 3000 perencana keuangan.
Di Indonesia, kata ICHSAN, baru ada sekitar 160 perencana keuangan baik yang ada di Jakarta maupun Surabaya. Dari 160 orang, 60 diantaranya akan mengikuti ujian Certificate Financial Planner (CFP).
ICHSAN optimis makin banyak perencana keuangan bersertifikat, masyarakat makin mudah diedukasi dalam pengelolaan keuangan. Imbasnya, kehidupan masyarakat di masa depan semakin lebih baik dengan memilih investasi yang ditawarkan industri jasa keuangan dan asuransi. (tin)
Teks foto :
– MUHAMAD ICHSAN
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

