Minggu, 18 Oktober 2026
Mempermudah Nasabah

Transaksi ATM SiAga Bebas Administrasi

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

PT Bank Bukopin Tbk terus memperbaiki pelayanan pada nasabahnya. Satu diantaranya, dengan membebaskan biaya administrasi saat nasabah bertransaksi menggunakan ATM SiAga Bukopin.

SUFLAN RIZAL SE, MM Pemimpin Cabang Surabaya PT Bank Bukopin Tbk pada suarasurabaya.net, Rabu (06/06), mengatakan, melalui pembebasan biaya administrasi tersebut, nasabah makin leluas menarik uang tunai maupun transaksi lainnya melalui ATM yang ada di mana saja.

“Biaya administrasi yang biasanya dikisaran Rp 5000 sampai Rp 10 ribu –tergantung jenis transaksinya—akan menjadi tanggungan Bank Bukopin. Ini akan mendorong nasabah meningkatkan transaksinya karena tidak merasa terbebani dengan biaya administrasi,”ujarnya.

Selama ini, Bank Bukopin Surabaya hanya menyediakan 15 unit ATM. Sementara jumlah pemegang Kartu SiAga Bukopin di Surabaya sebanyak 15 ribu nasabah. Jumlah transaksi 150 sampai 200 transaksi per ATM per hari.

Sampai akhir 2007, kata SUFLAN, Bank Bukopin akan menambah 2 unit ATM untuk ditempatkan di mal. “Untuk satu ATM, investasi biasanya antara Rp 150 juta sampai Rp 200 juta. Penambahan ATM ini mengantisipasi pertumbuhan pemegang kartu SiAga yang dalam satu bulan bisa di angkat 300-400 kartu ATM,”tukasnya.

Bebas administrasi transaksi di ATM, ungkap SUFLAN, juga mengimbangi terjadinya pergeseran rekening tabungan menjadi rekening transaksional. Semula orang menabung dengan tujuan menyimpan uang dalam jangka waktu lama, sekarang tabungan hanya untuk mempermudah nasabah melakukan bisnisnya.

Nasabah tidak harus membawa uang banyak kemana-mana, karena dengan ATM dia bisa transfer uang ke rekan bisnis. Termasuk penggunaan SMS Banking maupun Internet Banking.

Terkait kinerja Bank Bukopin Surabaya, SUFLAN menambahkan, posisi Mei 2007, penyaluran kredit tumbuh 30% dan tabungan 60%. Pertumbuhan tabungan ini dipicu hadiah BMW bagi nasabah mulai 15 Desember 2006 sampai 15 Juni 2007.

Sedangkan komposisi pengelolaan dana pihak ketiga, giro 40%, tabungan 20% dan deposito 40%. “Kita tetap berharap ada pergeseran ratio dimana Giro bisa 60%, Tabungan jadi 30% dan deposito cukup 10%,”pungkasnya.

Teks foto :
– SUFLAN RIZAL SE,MM
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
33o
Kurs