Produk Korea yang makin merajai pasar elektronik di Indonesia, dipicu potensi pasarnya memang cukup besar. Rata-rata produsen manufaktur membidik negara-negara Asia yang memiliki jumlah penduduk yang besar.
LEE SEUNG CHUL General Manager LGEIN pada suarasurabaya.net, Kamis (15/03), mengatakan, negara-negara Asia yang berpenduduk besar diantaranya, Cina, Indonesia dan India. Negera-negara tersebut menjadi pasar yang sangat potensial bagi produsen manufaktur baik dari Amerika dan Eropa.
Korea sendiri, kata LEE, tidak ingin tertinggal dalam meraih pasar elektronik yang ada. Itu sebabnya, kenapa Korea makin gencar meningkatkan penetrasi pasarnya di Indonesia bersaing dengan Jepang.
Selain Indonesia, ungkap LEE, dua negara yang dibidik lainnya yakni Thailand, Vietnam dan Philipina. Berikut penjelasan LEE, {clip*1}.
Sementara IWAN SUTANTO Branch Manager PT LGEIN Jawa Timur mengatakan produk elektronik LG menjadi market leader tak lain karena produk yang dihasilkan adalah produk inovatif dengan unique selling point yang tidak dimiliki produk lain. Strategi pasar yang dilakukan yakni marketing mix.
Di sisi lain, ungkap IWAN, LG memiliki tim desain produk dan laboratorium di Korea menciptakan tren produk baru baik di pasar Indonesia maupun global. “Untuk tahun ini kita berharap produk elektronik LG di Jawa Timur market growth 30%. Kita coba kembangkan dengan membuka Representative Office di Jember,”ujarnya.
IWAN mengatakan sebelumnya Jember hanya Service Center. Market size wilayah Jember dan sekitarnya yakni Rp 12,5 milyar per bulan dari total pendapatan LGEIN Jawa Timur sebesar Rp 110 milyar per bulan serta brand share LG 23% di wilayah tersebut.
Sampai saat ini Jawa Timur memiliki 5 Direct Service Center (DSC) yakni Surabaya (2), Malang, Jember dan Kediri. Selain itu, juga didukung 12 Authorized Service Center (ASC) seperti di Madiun, Ponorogo, Tuban, Pasuruan.
“Melalui DSC dan ASC, konsumen tidak harus membeli produk elektronik di Surabaya atau kota-kota besar lainnya. Di daerah kecil, konsumen bisa menemukan produk yang sama. Dan ini sebabnya, kenapa kita menjadi market leader produk elektronik,”tukasnya.
Terkait dengan produk yang diminati konsumen wilayah timur, IWAN menjelaskan, produk middle low sangat tinggi. Komposisinya mencapai 90% dari total penjualan di area timur dan middle high sangat kecil, hanya 10%. Produk middle high diantaranya, kulkas 2 pintu, TV dan LCD Plasma, kulkas side by side, AC Atcool, Home Theater.
Teks foto :
1. Satu diantara produk middle high dari LGEIN
2. IWAN SUTANTO
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

