Senin, 19 Oktober 2026
Hampir Setahun Semburan Lumpur

Pelabuhan Tanjung Wangi Belum Berfungsi Optimal

Laporan oleh Rizka Amalia
Bagikan

Hampir setahun musibah semburan lumpur Sidoarjo, Pelabuhan Tanjung Wangi di Banyuwangi belum juga bisa berfungsi secara efektif sebagai solusi lalu lintas arus barang yang terdampak oleh lumpur.

Dilaporkan RULLY ANWAR reporter Suara Surabaya, Kamis (01/03) BAMBANG TRISULO Ketua Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Timur mengatakan, pemanfaatan Tanjung Wangi di Banyuwangi masih diragukan. Hal ini dikarenakan perhitungan ongkos bila menggunakan Tanjung Wangi untuk bongkar muat kontainer ekspor dan impor belum jelas.

Pengusaha ekspor impor mengaku masih khawatir melakukan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Wangi di Banyuwangi, karena belum tentu ongkos yang dikeluarkan akan lebih murah. Bisa jadi malah cenderung lebih mahal apalagi jika dibanding dengan Tanjung Perak.

BAMBNG mengatakan meski ada kendala luapan lumpur, importir bahkan juga eksportir bisa jadi lebih murah lewat Tanjung Perak. BAMBANG menambahkan pengelola Pelabuhan Tanjung Wangi perlu menjelaskan biaya-biaya yang perlu ditanggung oleh eksportir dan importir.

Sementara itu seperti pada pemberitaan sebelumnya masalah optimalisasi pemanfaatan Tanjung Wangi, agendanya akan di bicarakan para Bupati se- wilayah eks Karisidenan Besuki, diantaranya Situbondo, Bondowoso dan Banyuwang sendiri pada Kamis (01/03) hari ini.

ERLANGGA SATRIAGUNG Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mengatakan pada agenda pertemuan para Bupati di Banyuwangi dengan fasilitasi Kadin Jatim. Dari agenda ini diharapankan biaya tinggi ekspor impor bisa ditekan, Tanjung Wangi bisa diminati sebagai alternatif bila Tanjung Perak terdampak oleh luapan lumpur Porong, Sidoarjo.

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
35o
Kurs