Mahendra Siregar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal-BKPM mengatakan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS merupakan refleksi dari konsekuensi kepercayaan investor bahwa pemerintah bisa menyelesaikan masalah defisit transaksi berjalan .
Pernyataan Mahendra Siregar disampaikan saat di kantor CSIS, Jakarta. Kamis (27/2/2014)
Dia mengatakan posisi nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir menguat menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional semakin stabil. Selain itu juga karena pemerintah bisa menjaga inflasi.
Mahendra menambahkan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS merupakan refleksi dari konsekuensi kepercayaan investor bahwa pemerintah bisa menyelesaikan masalah defisit transaksi berjalan .
Kata Mahendra, menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga bisa berpengaruh positif kepada investasi langsung luar negeri sehingga menunjukkan stabilitas perekonomian nasional yang lebih baik.
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS saat berada di kisaran Rp 11.600 sampai Rp 11.700. (faz/tok)
NOW ON AIR SSFM 100

