Komite Bersama Rakyat (KOBAR) yang merupakan gabungan berbagai elemen kekuatan
massa di Surabaya, Selasa (20/5/2014) gear aksi didepan Grahadi Jl. Gubernur Suryo memperingati Hari Kebangkitan Nasional menolak ACFTA.
“Apapun alasannya, ACFTA hanya akan membuat rakyat menjadi sengsara. Perekonomian negeri ini akandiporakporandakan oleh kekuatan asing, dan rakyat yang akan menjadi korbannya,” tukas Andy koordinator aksi.
Menampilkan aksi teaktrikal, beberapa orang dengan atribut masing-masing, mulai dari petani, pengusaha serta mahasiswa, terkurung dalam kerangkeng dengan pengamanan ketat, sebagai simbolisasi betapa rakyat akan menderita dengan dibukanya ASEAN – CHINA Free Trade Agreement (ACFTA).
Dan bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 106 tahun, KOBAR mengingatkan masyarakat serta segenap eleman rakyat di Surabaya dan Indonesia untuk bangkit melawan, menolak rencana ACFTA yang hanya akan merugikan rakyat Indonesia.
Selain menolak rencana ACFTA, pada aksinya bertepatan dengan peringatan Harkitnas 2014, Selasa (20/5/2014) massa KOBAR juga mengingatkan untuk pelaksanaan penghentian perdagangan bebas yang hingga hari ini sudha jelas-jelas merugikan rakyat yang seharusnya diuntungkan.(tok/rst)
Teks foto:
-KOBAR dalam aksinya peringati Harkitnas tolak ACFTA.
Foto: Totok suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100
