Rabu, 17 Juni 2026

Pelabuhan di Selat Madura Ditutup Akibat Gelombang Tinggi

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Surat pemberitahuan yang tertempel di Pelabuhan Kalianget. Foto: Istimewa

Pelabuhan di Pulau Kangean, Pulau Sapeken dan Pulau Kalianget ditutup karena ketinggian gelombang air Selat Madura, sejak Senin (13/7/2015) pagi.

Bambang Setiajid, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Bandara Juanda mengatakan, ketinggian air laut sudah mencapai dua sampai tiga meter.

“Ini bahaya bagi kapal perintis yang ukurannya kecil karena peka terhadap gelombang,” katanya kepada Radio Suara Surabaya, Senin siang.

Bambang menambahkan, kondisi ini diperkirakan bertahan minimal hingga tiga hari ke depan. “Memang ini akibat badai Nangka di perairan Pasifik, tepatnya di timur Filipina. Normalnya kecepatan angin 30 km/jam, sekarang sudah 45 km/jam,” ujarnya.

Sementara, aktifitas di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk masih normal. “Hanya Ketapang-Gilimanuk yang bisa karena kapal ferinya besar,” kata Bambang.(iss/rst)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 17 Juni 2026
28o
Kurs