Rabu, 29 April 2026

Jemaah Haji Diminta Disiplin saat Perjalanan dari Madinah ke Makkah

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Rapat koordinasi Sektor 3 Madinah sebagai persiapan pergerakan jemaah menuju ke Makkah. Foto: Widya suarasurabaya.net

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Sektor 3 Madinah menggelar rapat koordinasi sebagai langkah persiapan pergerakan jemaah haji dari Madinah menuju Makkah yang akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.

Rapat ini dilaksanakan pada Selasa (28/4/2026) kemarin dengan melibatkan seluruh unsur petugas haji.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Irfan Ketua Sektor 3 Madinah, dan dihadiri oleh para petugas haji, termasuk ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter kloter, serta petugas haji daerah.

Rapat difokuskan pada kesiapan teknis dan kedisiplinan jamaah dalam menghadapi perpindahan besar menuju Makkah.

Dalam arahannya, Irfan menegaskan bahwa PPIH Sektor 3 Madinah berupaya memastikan seluruh proses pergerakan jemaah berjalan tertib dan terorganisir.

Ia meminta seluruh jemaah mempersiapkan diri dengan baik, terutama terkait barang bawaan dan waktu keberangkatan.

“Koper jemaah, baik besar maupun kecil, harus sudah siap delapan jam sebelum keberangkatan dan dalam kondisi tertutup sarung koper beridentitas jemaah. Koper akan ikut diangkut bersama bus, tidak dikirim terpisah,” ujar Irfan.

Ia juga menegaskan bahwa jemaah tidak diperkenankan keluar hotel satu jam sebelum jadwal keberangkatan.

Untuk itu, ketua kloter diminta memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal, termasuk barang bawaan mereka. Petugas juga akan melakukan pengecekan ulang ke seluruh kamar jemaah sebelum keberangkatan.

Agus Khudlori Koordinator Tugas dan Fungsi Akomodasi Sektor 3 Madinah menambahkan, proses pergerakan jamaah dari Madinah ke Makkah merupakan tahapan krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Oleh karena itu, seluruh unsur mulai dari ketua rombongan, ketua regu, hingga jemaah diharapkan memahami dan mematuhi seluruh ketentuan.

“Jika terjadi keterlambatan, maka itu menjadi tanggung jawab jemaah masing-masing,” kata Agus.

Ia menjelaskan, jemaah akan diberangkatkan menggunakan bus sesuai manifes rombongan dengan jadwal keberangkatan yang berlangsung antara pukul 07.00 hingga 18.00 waktu setempat secara bergiliran.

Perjalanan dari Madinah menuju Makkah diperkirakan memakan waktu sekitar tujuh hingga sepuluh jam. Dalam perjalanan tersebut, jemaah akan melaksanakan miqat di Bir Ali sebelum melanjutkan ibadah umrah wajib setibanya di Makkah. (saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 29 April 2026
30o
Kurs