Rabu, 16 September 2026

Minuman Tradisional dan Kopi Indonesia Diminati di Belanda

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi.

Minuman tradisional Indonesia yang mengunakan rempah-rempah, di antaranya kunyit asem markisa, kapulaga, kayu manis, cengkeh, sereh, asem jawa, gula aren, daun pandan, dan biji pala menarik perhatian masyarakat di Belanda.

Minuman-minuman itu diramu di paviliun Indonesia dalam bursa pariwisata ternama di Belanda Vakantiebeurs 2017, di Jaarbeurs Exhibition Convention Centre Hall, di Utrecht, Belanda, 10-15 Januari.

“Kami bangga bisa ikut dalam tim Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan berharap Kopi dan rempah-rempah dari Indonesia bisa lebih dikenal di dunia,” ujar Deryl Juniar, seperti dilansir Antara, Sabtu (14/1/2017).

Menurut Juniar yang hadir bersama rekannya, Rifat dari Koffi Major, kopi dari Indonesia selama pameran itu diproses langsung oleh petani dan diolah Terraria Coffee & Roastery di Indonesia.

Menurut Januar, dia menghidangkan kopi kintamani (Bali), bajawa (Flores-NTT), kerinci (Sumatera), ijen (Jawa), sapan (Toraja), tanah karo (Sumatera), dan sidikalang (Sumatera).

Sementara Rifat sebagai ahli pencampur menghidangkan minuman rempah-rempah asli dari Indonesia, yaitu kunyit asem markisa, markisa jahe, kopi kapulaga, kopi pamungkas, teh kapulaga kayu manis, dan teh jahe lemon, yang terbuat dari kayu manis, kapulaga, jahe, kunyit, cengkeh, sereh, asem jawa, gula aren, daun pandan, dan biji pala.(ant/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 16 September 2026
26o
Kurs