Selasa, 15 September 2026

BPR-BPRS Jatim Dorong Kolaborasi dengan Bank Umum Hadapi Keterbatasan Pembiayaan

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Talkshow soal tantangan BPR/BPRS di Jatim, Selasa (15/9/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) mengakui sedang menghadapi keterbatasan pembiayaan dan digitalisasi.

The Fang Ketua Bidang Pendidikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Bank Rakyat Indonesia (Perbarindo) Jatim menyebut, berkaca dari kurangnya likuiditas, ia menilai perlu transformasi digital.

“Saat ini sih kondisi BPR juga butuh satu naungan artinya berkolaborasi dengan CIMB Niaga sehingga atau bank umum supaya kita juga bisa lebih baik lagi ke depannya,” katanya saat ditemui usai penyelenggaraan CIMB Niaga BPR dan BPRS Gathering 2026 di Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Ia berharap kolaborasi dengan bank umum salah satunya CIMB Niaga dalam bentuk penyelesaian masalah digital, inklusi keuangan dan fitur-fitur lain yang bisa diadopsi.

“Makanya kita mungkin mulai ada banyak yang namanya kolaborasi, sindikasi dengan beberapa bank umum kan gitu, dengan BPR sendiri. Karena pertumbuhan kredit memang kalau dilihat tadi katanya meningkat kan gitu ya. Cuma untuk sektor apanya ini kan kalau di BPR enggak semuanya bisa mencakup,” paparnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 15 September 2026
26o
Kurs