Minggu, 9 Agustus 2026

Umat Yahudi Kembali Berziarah di Tembok Ratapan Mengenakan Masker

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Suasana doa pagi di Tembok Ratapan (Tembok Barat) di Kota Tua Yerusalem dalam foto dengan label Creative Commons yang diambil Adam Jones pada 2 Mei 2011 yang diunggah di Flickr. Foto: Flickr/Adam Jones

Para peziarah mulai mendatangi kembali Tembok Ratapan, situs religi paling suci bagi umat Yahudi, di Yerusalem, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. Peziarah yang datang ke Tembok Ratapan mengenakan masker dan dipisahkan pembatas jarak antara satu dengan lainnya.

Di bawah peraturan yang telah diperbarui itu, paling banyak 300 orang peziarah diberikan akses berada di Tembok Ratapan dalam satu sesi.

“Peziarah yang sudah sangat mendambakan kunjungan ke tembok suci dan berdoa di hadapannya bisa melakukan itu seraya menjaga pembatasan yang diatur oleh Kementerian Kesehatan,” kata Shmuel Rabinowitz pimpinan keagamaan situs Tembok Suci dikutip dari Reuters yang dilansir Antara, Rabu (6/5/2020).

Namun, area serambi yang menghadap langsung Tembok Ratapan, yang biasanya bisa dipenuhi oleh ribuan jemaat pada hari libur, kini harus dibagi-bagi dengan penyekat serta partisi dari kain membentuk semacam lorong yang bisa menampung hingga 19 orang saja.

Ibadah berjamaah umat Yahudi membutuhkan setidaknya 10 orang dalam satu sesi.(ant/tin/rst)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Minggu, 9 Agustus 2026
29o
Kurs