Senin, 21 September 2026

Satgas Covid-19: Data Pusdatin Kemenkes Berdasarkan Pembuktian Uji Laboratorium

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Dokter Reisa Broto Asmoro Juru Bicara Satgas Covid-19. Foto: Biro Pers Setpres

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meluruskan perdebatan soal perbedaan data kematian pasien Covid-19 yang dicatat Kementerian Kesehatan dan Rumah Sakit Online.

Reisa Broto Asmoro Juru Bicara Satgas Covid-19 mengatakan, pihaknya sudah mengkonfirmasi Kementerian Kesehatan dan menyatakan data kematian yang tercatat Rumah Sakit Online belum tentu akibat positif Covid-19.

“Sedangkan data kematian yang dikeluarkan Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Kemenkes atau all record data sudah terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Maka dari itu, data-data yang ada di rumah sakit masih perlu pembuktian melalui hasil uji laboratorium.

“Bisa disimpulkan data yang ada di RS Online belum semua terkonfirmasi hasil lab,” tegasnya.

Lebih lanjut, Reisa meminta masyarakat tidak memperdebatkan perbedaan data itu. Karena pemerintah sudah mengeluarkan data berdasarkan hasil uji laboratorium yang teruji dan terpercaya.

Selain itu, dia menyebut pemerintah selalu mengedepankan transparansi publik dalam penanganan Covid-19. Indonesia juga selalu melaporkan kasus terkonfirmasi positif dan kasus sembuh setiap harinya.

Lebih lanjut, Dokter Reisa menyarankan masyarakat yang ingin mendapatkan perkembangan data terkini secara lengkap dan akurat di website covid19.go.id atau di website resmi Kemenkes yaitu kemkes.go.id, serta mengikuti informasi resmi yang diumumkan juru bicara pemerintah setiap harinya.(rid/tin)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 21 September 2026
23o
Kurs