Minggu, 2 Agustus 2026

Jokowi Minta Media Massa Mengawal Pelaksanaan Pemilu yang Jujur dan Adil

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan

Joko Widodo Presiden meminta media massa mengawal proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 secara demokratis, jujur dan adil.

Selain itu, Kepala Negara berharap media massa tetap berpegang teguh pada idealisme dan objektivitas, supaya produk beritanya tidak memicu polarisasi di masyarakat.

Presiden mengingatkan, media massa harus tetap menjadi pilar demokrasi keempat, dan menjadi referensi utama buat publik dalam urusan informasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi, hari ini, Kamis (9/2/2023), pada acara puncak peringatan Hari Pers Nasional tahun 2023, di Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Media massa harus mendorong pelaksanaan pemilihan umum agar berjalan jujur, adil, dan meneguhkan persatuan Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden bilang dunia pers dalam kondisi tidak baik-baik saja lantaran semakin banyak media informasi digital yang mengesampingkan kualitas isi dan jurnalisme autentik.

Penyebaran informasi di era teknologi digital, lanjut Jokowi, didominasi media tanpa redaksi yang kebanyakan dikendalikan kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

RI 1 khawatir kehadiran media yang cuma mementingkan sisi komersial akan menghilangkan jurnalisme yang bertanggung jawab.(rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Minggu, 2 Agustus 2026
28o
Kurs