Rabu, 5 Agustus 2026

Minim Peminat, Pemkot Batu Carikan Solusi untuk Petani Organik

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Ilustrasi. Foto: radarmalang.id

Selama dua tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu sedang mempopulerkan pertanian organik. Tapi masih sedikit petani di Kota Batu yang menerapkan sistem pertanian organik karena kendala pemasaran.

Menanggapi hal tersebut Heri Suseno, Sekretaris Pemasaran membenarkan bahwa petani di Batu masih minim yang menerapkan pertanian organik. Dia mengungkapkan hal itu karena hasil pertanian organik yang dijual di pasar harganya masih disamakan dengan pertanian konvensional.

“Ya karena harganya itu masih sama saja dengan hasil tani konvensional, jadi banyak yang tetap memilih bertani secara konvensional,” jelasnya seperti yang dilaporkan Vicky dari Radio Tidar Sakti Batu dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Jumat (12/10/2018).

Suseno juga mengatakan pihaknya akan mencari solusi terkait kendala pemasaran. Pemkot Batu mengembangkan pertanian organik di 14 kawasan, sebagian di antaranya sudah tersertifikasi. (dim/dwi)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 5 Agustus 2026
28o
Kurs