Kamis, 1 Januari 2026
Suara Surabaya
  • Home
  • News
  • Potret Kelana Kota
  • Video
  • Radio
  • Tentang Kami
  • Kelana Kota
  • Catatan Pemred
  • Politik
  • Ekonomi Bisnis
  • Olahraga
  • Jazz Traffic
  • Senggang
  • Redaksi
BREAKING NEWS
Harga BBM Pertamina Turun Mulai Tahun Baru 2026
Harga Emas Antam Terpantau Stabil di Pembukaan Tahun Baru 2026
BMKG Juanda: Waspadai Cuaca Ekstrem di Jatim 1-10 Januari 2026, Berpotensi Bencana
Tahun Baru 2026, BMKG Prakirakan Cuaca Jatim Berawan Tebal dan Berpeluang Hujan Petir hingga Malam Hari
Kapolda Jatim: Malam Tahun Baru di Berbagai Daerah Berjalan Kondusif
Kelana Kota

400 WNI Korban Eksploitasi di Myanmar Dipulangkan ke Indonesia

Laporan oleh Meilita Elaine
Selasa, 18 Maret 2025 | 08:44 WIB
Bagikan
Judha Nugraha Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI  (kiri) memberi arahan kepada para WNI yang berhasil dievakuasi dari Myawaddy, Myanmar, ke Maesot, Thailand, Senin (17/3/2025). Foto: Antara

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan 400 WNI yang menjadi korban eksploitasi penipuan daring di Myanmar telah berhasil dikeluarkan dari wilayah konflik Myawaddy dan sedang dalam perjalanan kembali ke tanah air.

Para WNI tersebut diseberangkan dari Myawaddy, Myanmar, ke Kota Maesot di Thailand melalui 2nd Friendship Bridge di perbatasan kedua negara tersebut pada Senin (17/3/2025), kata Kemlu RI dalam pernyataan persnya yang diterima di Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Ratusan WNI tersebut terdiri dari 313 laki-laki dan 87 perempuan, dan dipastikan mereka semua dalam kondisi sehat. Selain itu, lima perempuan di antaranya diketahui sedang dalam kondisi hamil, kata Kemlu RI.

Para WNI yang berhasil dievakuasi dari Myawaddy tersebut berasal dari 21 provinsi. Sebagian besar dari Sumatera Utara, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jakarta, dan Sulawesi Utara.

Setelah diseberangkan ke Thailand, mereka menjalani proses pemeriksaan kesehatan dan National Referral Mechanism untuk identifikasi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Maesot.

Mereka kemudian diberangkatkan ke Bangkok melalui jalur darat selama sembilan jam menggunakan sembilan bus untuk kepulangan ke Indonesia. Para WNI tersebut pulang ke tanah air melalui Bandar Udara Don Mueang Bangkok dengan pesawat sewaan, kata Kemlu RI.

Tim pelindungan WNI Kemlu RI beserta KBRI Bangkok, KBRI Yangon, dan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri bertugas mengidentifikasi dan mengawal 400 WNI tersebut dari Myawaddy hingga ketibaan mereka di tanah air.

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan otoritas Thailand dan Myanmar untuk memastikan kelancaran proses penyeberangan WNI dari Myawaddy ke Maesot, hingga kepulangan mereka ke Indonesia.

Menurut Kemlu RI, keseluruhan WNI tersebut akan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa pagi. Duta Besar RI untuk Thailand Rachmat Budiman memimpin langsung pemulangan mereka ke Jakarta.

Kemlu RI memastikan bahwa masih ada 154 WNI lagi yang akan diseberangkan dari Myawaddy ke Maesot, juga pada Selasa, dan mereka akan tiba di tanah air pada Rabu (19/3/2025). (ant/dra/iss)

Kemlu RIonline scamWNIWNI di Myanmar
Bagikan
Berita Terkait
Kelana Kota

Kemlu RI Masih Upayakan Pemulangan 525 WNI Korban TPPO dari Myanmar

Kamis, 6 Maret 2025 | 18:00 WIB
Kelana Kota

Kemlu RI Dampingi WNI yang Terancam Hukuman Mati di Ethiopia

Kamis, 6 Maret 2025 | 15:38 WIB
Politik

84 WNI Dipulangkan Kemlu Akibat Terlibat Penipuan Daring dari Myanmar

Jumat, 28 Februari 2025 | 12:29 WIB

NOW ON AIR SSFM 100

RADIO STREAMING RADIO ON DEMAND VISUAL RADIO
TERKINI POPULER TERPILIH

Prabowo: Meski Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Penanganan di Sumatera Tetap Serius

Banjir Bandang Melanda Maninjau di Awal Tahun 2026

Bandara Juanda Melayani 671 Ribu Penumpang hingga Akhir Tahun

Pemerintah Pastikan Tak Ada Impor Beras-Gula Konsumsi di 2026

Satgas Anti Premanisme di Surabaya Mulai Aktif, Akan Tindak Laporan Warga

Eri Pastikan Atensi Kasus Dugaan Pengusiran Nenek Elina, Berencana Bentuk Satgas Anti-Preman

dibaca 147755 kali

Lalu Lintas di Surabaya Lumpuh Dampak Demo di Malam Natal, Ini Penjelasan dan Permohonan Maaf Buruh

dibaca 110647 kali

3 Malam Bangun Tenda di Depan Grahadi, Karyawan PT Pakerin Tuntut Operasional Perusahaan Kembali Dibuka

dibaca 61723 kali

Ratusan Warga Surabaya Turun Aksi Kawal Dugaan Pengusiran yang Menimpa Nenek Elina

dibaca 58782 kali

Khofifah Resmi Tetapkan UMK 38 Kabupaten/Kota, Surabaya Tertinggi Rp5,2 Juta

dibaca 48294 kali

Prabowo: Meski Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Penanganan di Sumatera Tetap Serius

hari ini

Banjir Bandang Melanda Maninjau di Awal Tahun 2026

hari ini

Bandara Juanda Melayani 671 Ribu Penumpang hingga Akhir Tahun

hari ini

Pemerintah Pastikan Tak Ada Impor Beras-Gula Konsumsi di 2026

hari ini

Satgas Anti Premanisme di Surabaya Mulai Aktif, Akan Tindak Laporan Warga

hari ini
Potret NetterSelengkapnya
Alfie

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Rabu, 5 November 2025
Murdi

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Rabu, 5 November 2025
Ipda Jauhari

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Kamis, 30 Oktober 2025
Arif Sulaiman

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Selasa, 21 Oktober 2025
Surabaya
Kamis, 1 Januari 2026
31o
InfografisSelengkapnya

Respons Sejumlah Partai Soal Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD

Urutan Provinsi dengan Upah Minimum Tertinggi 2026

Before After UMK di Jatim 2025 dan 2026

Mulai 2026, Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Wajah

Kurs

PT RADIO FISKARIA JAYA SUARA SURABAYA, Suara Surabaya Media www.suarasurabaya.net adalah portal berita yang berdiri sejak tahun 1999, bagian dari Suara Surabaya Media yang lahir sejak 11 Juni 1983

Tautan
Kelana Kota
Politik
Olahraga
Potret Kelana Kota
Potret Netter
Senggang
Kurs
Berita Terpopuler

Eri Pastikan Atensi Kasus Dugaan Pengusiran Nenek Elina, Berencana Bentuk Satgas Anti-Preman

Lalu Lintas di Surabaya Lumpuh Dampak Demo di Malam Natal, Ini Penjelasan dan Permohonan Maaf Buruh

3 Malam Bangun Tenda di Depan Grahadi, Karyawan PT Pakerin Tuntut Operasional Perusahaan Kembali Dibuka

SUARASURABAYA.NET © 2023

Tentang Kami
Pedoman Media Siber & Kode Perilaku
Redaksi
Disclaimer
Info Iklan